Perubahan Iklim Makin Ngeri, Jokowi Andalkan 'Jarvis' Ironman

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
30 March 2022 11:06
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Puncak peringatan HMD Ke-72. (Tangkapan Layar voia Youtube info BMKG)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan sejumlah hal penting kepada seluruh pemangku kepentingan di tengah fenomena perubahan iklim dunia yang kian mengkhawatirkan.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Puncak Peringatan HMD Ke 72: Expose Nasional Monitoring & Adaptasi Perubahan Iklim 2022.


"Pertama, perhatikan dengan serius informasi cuaca dan perubahan iklim yang diberikan BMKG dan instansi terkait lainnya," kata Jokowi, Rabu (30/3/2022).

Jokowi meminta jajarannya memformulasikan kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan cepat serta menyiapkan penanganan yang lebih baik untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim.

Kedua, Jokowi meminta jajarannya mengembangkan sistem peringatan dini yang handal dengan menyediakan data dan informasi meteorologi, klimatologi dan geofisika secara cepat dan akurat yang dibutuhkan.

"Manfaatkan AI, big data, teknologi high performance computing dan lakukan dengan inovasi, teknologi rekayasa sosial dan cara kreatif untuk membangun kesadaran, ketangguhan, partisipasi masyarakat," tegasnya.

Ketiga, Jokowi menekankan untuk melakukan sistem edukasi kebencanaan yang berkelanjutan. Jokowi menginginkan jajarannya melakukan edukasi, literasi dan advokasi berkelanjutan.

"Kapasitas dan ketangguhan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim harus terus ditingkatkan agar masyarakat mampu merespons dengan cepat potensi risiko bencana," jelasnya.

"Petani dan nelayan sebagai kelompok rentan dalam dampak perubahan iklim harus kita berikan pemahaman, kita tingkatkan pengetahuannya agar memiliki kemampuan adaptasi pada perubahan iklim," tegasnya.

Terakhir, Jokowi meminta perkuat kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, serta menghimpun ketangguhan dengan berbagai pihak.

"Kolaborasi lintas K/ L, kolaborasi dengan swasta dan sosial dan berbagai elemen bangsa dalam adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ngeri! Badai Siklon Tropis Ancam 4 Kota Besar Dunia


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading