Malangnya Nasib Abramovich, Kini Menanti Sanksi Berat AS!

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
26 March 2022 06:50
Pemilik Chelsea Roman Abramovich

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Janet Yellen menegaskan bahwa Roman Abramovich, miliarder Rusia akan menghadapi ancaman sanksi meskipun klaimnya sebagai perantara perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

Abramovich, oligarki dengan profil tertinggi di negara Barat sebelumnya telah mendapatkan sanksi dari Inggris, Uni Eropa dan Kanada. Hingga saat ini, Amerika Serikat (AS) dianggap terlambat bertindak.


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menyarankan kepada Presiden Joe Biden untuk menunda pemberian sanksi kepada Abramovich, yang menurutnya dapat bertindak sebagai perantara perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Melansir CNBC International, Yellen mengatakan bahwa kemungkinan Abramovich menghadapi sanksi masih terbuka lebar.

"Saya membuka kemungkinan dia [Abramovich] atau orang lain bisa mendapatkan sanksi di masa depan," kata Yellen.

Rumah Mewah Abrahamovichs (Pitkin County Assessor via CNBC.com)Foto: Rumah Mewah Abrahamovichs (Pitkin County Assessor via CNBC.com)
Rumah Mewah Abrahamovichs (Pitkin County Assessor via CNBC.com)

Abramovich sendiri memiliki sebuah properti mewah di Paman Sam bernilai US$ 50 juta atau setara Rp 716 miliar. Rumah tersebut kemungkinan menjadi aset pertama yang dibekukan pemerintah AS.

Rumah milik eks pemilik Chelsea itu cukup besar dengan luas 14.000 kaki persegi di atas lahan seluas 200 hektar di Snowmass, Colorado. Rumah itu merupakan rumah kedua termahal di wilayah itu.

Abramovich juga memiliki rumah bergaya chalet seluas 5.500 kaki persegi di Snowmass Village, yang dibeli pada tahun 2008 seharga US$ 11,8 juta. Rumah itu digunakan sebagai rumah ski, karena berada di sebelah lereng.

Di beberapa negara Barat, Abramovich saat ini berada dalam sanksi pembekuan aset. Ini diakibatkan oleh kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang memutuskan untuk menyerang Ukraina.

Di Inggris, klub miliknya Chelsea juga menjadi salah satu korban sanksi pembekuan ini. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu tidak dapat dijual Abramovich di bawah sanksi ini.

Tak hanya klub namun penjualan pemain, tiket pertandingan, dan juga merchandise untuk sementara ini dibekukan. Meski begitu, klub bola itu masih dapat menjalankan pertandingan di bawah izin khusus.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Di Bom Sanksi, Crazy Rich Rusia Ramai Larikan Duit ke Sini


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading