Internasional

Jepang Ngamuk ke Rusia & Sebut Perang Dunia, Kenapa?

News - sef, CNBC Indonesia
22 March 2022 15:05
Fumio Kishida, PM baru Jepang. (REUTERS/POOL)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang melakukan protes keras ke Rusia. Hal itu disampaikan karena negeri Presiden Vladimir Putin itu telah menangguhkan pembicaraan perjanjian damai keduanya terkait Perang Dunia II.

Moskow dan Tokyo masih belum secara resmi mengakhiri permusuhan Perang Dunia II karena pertikaian atas pulau-pulau di wilayah paling utara Hokaido. Pulau itu disebut Rusia dengan nama Kuril sementara Jepang dengan nama Wilayah Utara.


"Seluruh situasi ini telah diciptakan oleh serangan Rusia ke Ukraina. Dan, tanggapan Rusia yang mendorongnya ke hubungan Jepang-Rusia sangat tidak dapat dibenarkan dan sama sekali tidak dapat diterima," kata Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida selama sesi parlemen.

"Jepang harus dengan tegas terus memberikan sanksi kepada Rusia dalam kerja sama dengan seluruh dunia."

Sebelumnya, Moskow memang telah mengatakan tidak akan melanjutkan perjanjian damai dengan negara yang memiliki "posisi tidak bersahabat". Jepang di sini, dianggap kontra Rusia karena mengecam serangan ke Ukraina bahkan menjatuhkan sanksi.

"Dalam kondisi saat ini, Rusia tidak berminat untuk melanjutkan negosiasi dengan Jepang mengenai perjanjian damai," kata Kemlu Rusia Senin.

"Posisi Jepang yang tidak bersahabat secara terbuka dan upaya untuk merusak kepentingan negara kami".

Rusia juga mengakhiri pembicaraan proyek bisnis bersama di kepulauan sengketa itu. Termasuk mengakhiri perjalanan bebas visa warga Jepang.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Putin Kena Lagi, Jepang Larang Ekspor Barang Mewah ke Rusia


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading