Internasional

Menara Eiffel Bertambah Tinggi 6 Meter, Kok Bisa?

News - Lucky Leonard Leatemia, CNBC Indonesia
15 March 2022 20:03
This photo taken Sunday April 5, 2020 shows the Eiffel Tower in background during the nationwide confinement due to the coronavirus outbreak in Paris. The new coronavirus causes mild or moderate symptoms for most people, but for some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness or death. (AP Photo/Lesdronographes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tinggi menara Eiffel di Paris, Prancis, pada Selasa (15/3/2022) bertambah 6 meter yang disebabkan adanya tambahan komponen baru pada monumen ikonik tersebut.

Menara tersebut, yang dibangun oleh Gustave Eiffel untuk memperingati 100 tahun Revolusi Prancis pada tahun 1889, sekarang memiliki tinggi 330 meter setelah antena radio digital DAB+ dipasang di puncaknya menggunakan helikopter.

Adapun, dalam pembangunannya, menara Eiffel melewati monumen Washington sebagai bangunan tertinggi yang pernah dibuat oleh manusia. Status tersebut bertahan selama 4 dekade sebelum dipecahkan oleh Chrysler Building di New York pada 1929.


Berdasarkan TripAdvisor, sebagaimana dikutip Reuters, menara tersebut menjadi salah satu monumen yang paling banyak dikunjungi oleh turis di dunia.

Di samping keindahannya, menara Eiffel telah digunakan sebagai menara untuk transmisi siaran selama lebih dari 100 tahun. Tingginya pun kerap berubah seiring dengan bergantinya antena.

Pemasangan antena baru pun berlangsung singkat. Para pekerja berhasil memasangnya kurang dari 10 menit.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Hore! Bansos Tunai Rp 600 Ribu Disebar, Ini Daftar yang Dapat


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading