Warga antre di McDonald's St. Petersburg, Rusia, Senin (14/3/2022) waktu setempat. Restoran cepat saji McDonald’s mengumumkan bahwa pihaknya menutup sementara seluruh restoran mereka yang ada di Rusia. Penutupan tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya perang antara Rusia dan Ukraina. AP/
Dalam situs resminya, CEO McDonald’s, Chris Kempczinski, menyampaikan bahwa McDonald’s turut mengutuk tindakan yang dilakukan oleh Rusia kepada Ukraina. AP/
Situasi perang antara Rusia dan Ukraina memberikan tantangan tersendiri bagi McDonald’s dalam mengambil keputusan terkait operasional restoran mereka di Rusia. AP/
Mengutip dari AP, McDonald’s sejauh ini telah mempekerjakan sekitar 62.000 pegawai di Rusia dan bekerja sama dengan ratusan pemasok maupun mitra lokal di Rusia, untuk mendukung operasional bisnis mereka. AP/
McDonald’s memutuskan untuk menutup sementara seluruh restoran mereka di Rusia karena dianggap berlawanan dengan nilai-nilai perusahaan. Keputusan tersebut diambil setelah melalui konsultasi dengan petinggi-petinggi McDonald’s. AP/
McDonald's akan terus memantau situasi yang sedang terjadi dan menentukan apakah perlu ada keputusan tambahan terkait operasional bisnis mereka di Rusia. AP/