Ada 15 Provinsi Alami Penurunan Kasus Covid-19, Mana Saja?

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
04 March 2022 17:05
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga jenis Pfizer kepada warga saat vaksinasi booster Covid-19 di RSUI, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan mengklaim ada sekitar 15 provinsi yang mengalami penurunan kasus harian Covid-19. Selain itu, kasus corona di 8 provinsi lainnya disebut melandai.

15 provinsi yang mengalami penurunan kasus antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.


Kemudian Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua dan Papua Barat, seperti dikutip melalui keterangan resmi otoritas kesehatan, Jumat (4/3/2022).

"Pemerintah optimis akan terus mengendalikan pandemi," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.

"Dan berusaha menahan agar laju kasus tidak melonjak lebih tinggi lagi, terutama agar tidak membebani sistem layanan kesehatan," jelasnya.

Adapun 8 provinsi yang mengalami pelandaian kasus antara lain adalah Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Gorontalo, Bengkulu, dan Lampung.

Nadia mengemukakan hingga saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit juga terus mengalami penurunan menjadi 32%, turun dari hari sebelumnya yang mencapai 33%.

Dalam rata-rata 7 hari terakhir, tingkat positivity rate nasional juga mengalami penurunan menjadi 16,3 minggu ini. Pada minggu sebelumnya, angka positivity rate tercatat 18,2%.

Nadia mengatakan upaya paling efektif untuk mencegah risiko kematian akibat terinfeksi Covid-19 adalah melalui vaksinasi lengkap diikuti dengan vaksinasi booster alias suntikan vaksin dosis ketiga.

Menurutnya, vaksinasi secara ilmiah terbukti mampu menekan risiko terburuk dari infeksi Covid-19. Apalagi, data otoritas kesehatan terbaru, pasien yang meninggal karena Covid-19 disebabkan karena belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

"Pemerintah sangat menganjurkan untuk terus disiplin, menjalankan protokol kesehatan serta melindungi diri melalui vaksinasi, terutaa bagi lanjut usia dan memiliki komorbid," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Covid Siap Minggat! RI Cetak Rekor Terendah Sejak Mei 2020


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading