Rusia Vs Ukraina

Presiden Ukraina Eks Pelawak, Lawan Putin yang Mantan Intel!

News - Intan Rakhmayanti, CNBC Indonesia
27 February 2022 11:43
In these frames from Feb. 24, 2022, videos, Russian President Vladimir Putin, left, speaks in Moscow and Ukrainian President Volodymyr Zelenskyy speaks in Kyiv. (Russian Presidential Press Service and Ukrainian Presidential Press Office via AP) Foto: Kolase foto Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Russian Presidential Press Service and Ukrainian Presidential Press Office via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang antara Rusia dan Ukraina menyedot perhatian dunia. Ukraina di bawah Volodymyr Zelensky harus berhadapan sendirian melawan serangan Rusia di bawah Vladimir Putin.

Ternyata ada sisi menarik soal kedua latar belakang tokoh yang sedang bersitegang tersebut. Keduanya muncul dari latar belakang dan karakter yang berbeda.

Vladimir Putin


Vladimir Putin adalah sosok yang sangat berpengaruh di negara Rusia semenjak 1999 sampai sekarang. Sejarah mencatat, dia pernah menjabat dua kali sebagai Presiden Rusia dan dua kali pula menjadi Perdana Menteri.

Vladimir Putin atau lengkapnya Vladimir Vladimirovich Putin, lahir 7 Oktober 1952, Leningrad, Rusia.

Putin pernah bekerja untuk Komite Keamanan Negara atau Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) KGB mulai tahun 1975.

Putin diketahui pernah 15 tahun menjabat sebagai seorang perwira intelijen asing di KGB, termasuk enam tahun di Dresden, Jerman Timur, demikian dikutip dari laman Britannica, Minggu (27/2/2022).

Pada 1990 ia pensiun dari dinas aktif KGB dengan pangkat letnan kolonel dan kembali ke Rusia untuk menjadi rektor Universitas Negeri Leningrad dengan tanggung jawab atas hubungan eksternal lembaga tersebut.

Segera setelah itu, Putin menjadi penasihat Sobchak, walikota St. Petersburg pertama yang terpilih secara demokratis.

Dia dengan cepat memenangkan kepercayaan Sobchak dan dikenal karena kemampuannya untuk menyelesaikan masalah. Dan pada tahun 1994 ia telah naik ke jabatan wakil walikota pertama.

Pada tahun 1996 Putin pindah ke Moskow, di mana ia bergabung dengan staf kepresidenan sebagai wakil Pavel Borodin, kepala administrator Kremlin.

Pada Juli 1998 Pres. Boris Yeltsin mengangkat Putin sebagai direktur Layanan Keamanan Federal (FSB; penerus domestik KGB), dan tak lama kemudian ia menjadi sekretaris Dewan Keamanan yang berpengaruh.

Dan pada 31 Desember 1999, Yeltsin tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya dan menunjuk Putin sebagai presiden. Putin saat itu menjanjikan untuk membangun kembali Rusia yang lemah. Putin yang dikenal cukup keras dan pendiam dengan mudah memenangkan pemilihan Maret 2000 dengan sekitar 53 persen suara.

Sebagai presiden, ia berusaha untuk mengakhiri korupsi dan menciptakan ekonomi pasar yang diatur secara ketat.

Volodymyr Zelensky

Nama Volodymyr Zelensky sudah membuat kontroversi sejak ia memenangkan kursi presiden Ukraina pada 2019.

Ia diketahui seorang pelawak yang tidak memiliki pengalaman politik ketika terpilih tiga tahun lalu. Dan kini tiba-tiba muncul sebagai pemimpin perang dan berisiko dibunuh saat Rusia meluncurkan serangan penuh. Ia mengaku jadi sasaran nomor satu Rusia saat ini.

Volodymyr Zelensky adalah salah satu komedian TV paling populer di Ukraina yang membintangi acara TV satir.

Zelensky, memenangkan pemilihan presiden dengan telak setelah sebagian besar kampanyenya diduga dibiayai oleh salah satu oligarki terkaya dan paling korup di Ukraina, Igor Kolomoisky.

Mengutip laman New York Post, Zelensky yang dibesarkan di Ukraina tenggara itu, dinilai bukanlah pemimpin yang buruk - bahkan sebelum invasi hari Kamis lalu oleh Rusia.

Ia awalnya dianggap sebagai boneka oligarki Kolomoisky, namun Zelensky mengubah citra dirinya sebagai tentara salib melawan oligarki.

"Dia mempertahankan pemerintahan yang bersatu dan tidak mengikuti apa yang diinginkan Rusia atau AS," kata Russ Bellant, seorang peneliti lama Ukraina, mengatakan kepada The Post.

Karier komedian Zelenskyy berubah setelah mendapat peran utama sebagai presiden Ukraina di serial televisi populer "Servant of the People" (Pelayan Rakyat).

Lakonnya bercerita tentang seorang guru sekolah menengah yang kurang beruntung. Diperankan oleh Zelensky, ia diceritakan bangun pada suatu pagi dan mengetahui bahwa dia telah terpilih sebagai presiden negara itu dengan lebih dari 60 persen suara populer.

Dan kemudian, salah satu muridnya mengunggah video dia mengoceh menentang korupsi di Ukraina dan video itu menjadi viral.

Dalam alur cerita "Pelayan Rakyat" ia menyindir korupsi di Ukraina dan juga menunjukkan akan seperti apa negara itu jika diberi kesempatan untuk berdemokrasi.

Baru-baru ini, Volodymyr Zelensky memberikan pidato video singkat yang dirilis tepat setelah invasi di Ukraina, Zelensky mengatakan Rusia ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menjatuhkan kepala negara.

"Saya tinggal di kantor pemerintah bersama dengan yang lain," kata Zelensky. "Musuh telah menetapkan saya sebagai target nomor satu, dan keluarga saya sebagai target nomor dua."

Anehnya, mengingat masa lalunya di dunia hiburan, para ahli mengatakan Zelensky telah meningkat pesat.

Meskipun pidatonya di televisi yang ditujukan kepada Rusia tidak membantu menghentikan kekuatan militer Presiden Rusia Vladimir Putin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Breaking! Bank-Bank Rusia Diputus, 'Kiamat Keuangan' Putin


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading