Ternyata Ini Gejala-Gejala Omicron di Orang Sudah Divaksin!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
27 February 2022 06:04
People, including current hospital patients, showing COVID-19 symptoms wait at a temporary holding area outside Caritas Medical Centre in Hong Kong Wednesday, Feb. 16, 2022. China's leader Xi Jinping took a personal interest in Hong Kong's outbreak, saying it was the local government's

Jakarta, CNBC Indonesia - Virus Covid-19 varian Omicron juga banyak menginfeksi mereka yang sudah menerima vaksin dosis lengkap. Varian ini masih mendominasi kasus infeksi di sejumlah negara di dunia.

Apa saja gejalanya?

Mengutip The Sun, sebuah riset yang dilakukan di Norwegia baru-baru ini merilis sejumlah gejala umum yang banyak dialami orang yang sudah divaksin.


Riset yang telah diterbitkan dalam jurnal Eurosurveillance tersebut mulanya meneliti penularan Omicron pada saat perayaan Natal 2021 lalu. Dari 110 orang dalam pesta Natal yang diwawancarai oleh peneliti, 81 orang di antaranya tertular Omicron di pesta tersebut

Melalui wawancara diketahui bahwa lebih dari 95% dari mereka telah divaksinasi sebanyak dua kali.

Para peneliti kemudian melaporkan delapan gejala yang paling banyak dialami mereka yang sudah divaksin. Ternyata, batuk adalah gejala yang paling banyak dialami oleh pasien Covid yang telah divaksin sebanyak dua kali.

Berikut adalah 8 gejala umumnya:

1. Batuk (83%)

2. Hidung berair (78%)

3. Kelelahan (74%)

4. Sakit tenggorokan (72%)

5. Sakit kepala (68%)

6. Nyeri otot (58%)

7. Demam (54%)

8. Bersin (43%)

Selain delapan gejala umum tersebut, gejala lain yang lebih jarang dialami pasien Omicron antara lain nafsu makan berkurang sebanyak 33%, indera perasa berkurang 23%, penciuman berkurang 12%, napas berat 12%, dan sakit perut 6%.

Sementara itu, studi ZOE memberikan gambaran lain tentang gejala Omicron pada orang yang sudah mendapat vaksin booster. Penelitian yang dipimpin oleh King's College London mengungkapkan gejala Covid yang paling umum saat ini adalah:

1. Hidung berair (74%)

2. Sakit kepala (68%)

3. Sakit tenggorokan (65%)

4. Kelelahan (64%)

5. Bersin (60%)

6. Batuk terus-menerus (42%)

7. Suara serak (38%)


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Begini Siasat Pemerintah Cegah Varian Omicron Masuk Indonesia


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading