Pilihan Honorer PNS: Berjuang Lulus Tes atau Siap Dipecat!

News - Lidya Julita Sembiring & Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
14 February 2022 14:40
foto: dok. Kemenpora

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah memastikan bahwa tidak ada lagi tenaga honorer di tiap instansi pemerintah pada 2023 mendatang. Ini merupakan mandat yang tertuang dalam PP 49/2018.

Para tenaga honorer sendiri tidak mendapatkan opsi banyak. Nasib mereka, bahkan berada di tangan tiap instansi pemerintahan yang mempekerjakan mereka.

"Kami berharap pemda, kementerian lembaga secara bijak menyelesaikan ini," kata Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Alex Denni saat berbincang eksklusif dengan CNBC Indonesia, Senin (14/2/2022).


Alex mengemukakan, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan keadilan bagi para tenaga honorer. Tentunya, jika memiliki kualifikasi yang ditetapkan.

"Kami komit untuk bisa menyelesaikan yang bisa diselesaikan melalui perekrutan ASN. Sedapat mungkin akan kita akomodir. Tapi kalau lawannya UU, kualifikasi dan sebagainya itu enggak bisa," jelasnya.

"Guru misalnya, UU Guru menetapkan minimum S1, ya enggak bisa memaksakan beliau tenaga honor tapi lulusannya SMEA. Banyak pemda yang punya inisiatif kasih beasiswa, suruh sekolah, dapat sertifikat itu juga banyak," tegasnya.

Bahkan, kata Alex, potensi para tenaga honorer dibebastugaskan dari pekerjaannya pun terbuka lebar. Menurutnya. hal tersebut sejalan dengan mandat dalam PP 49/2018.

"Kalau untuk PHK, ini akan kita prioritaskan terus setiap seleksi 2022-2023. Tapi juga banyak kualifikasi yang enggak sesuai. Sebetulnya yang kita lebih khawatirkan jumlahnya lebih besar," jelasnya.

Alex lantas meminta kepada instansi pusat maupun daerah yang masih memiliki tenaga honorer lebih bijak dalam merumuskan hal ini. Nasib para honorer, ini berada di tangan instansi mereka sendiri.

"Yang kita dorong adalah penyelesaian secara bijak, kebutuhannya seperti apa. Yang bisa dialihkan, dialihkan, yang bisa diupgrade, di upgrade. Kalau masih ada kesempatan, sekolah. Kalau ada kesempatan dapat sertifikat, ikut," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terbongkar! Larangan Rekrut Honorer Sudah Ada Sejak 2005


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading