Internasional

Bisa Kebakar, Ribuan Mobil Hyundai-Kia Dilaporkan Cacat

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
09 February 2022 10:00
A woman is silhouetted near the Hyundai Motor's logo at the company's showroom in Seoul, South Korea, Thursday, April 26, 2012. The South Korean top automaker said Thursday its first quarter earnings rose 30.6 percent from a year earlier. (AP Photo/Lee Jin-man)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masalah sepertinya terjadi di mobil Hyundai dan Kia di Amerika Serikat (AS). Mobil-mobil tersebut kemungkinan besar cacat dan dapat menyebabkan kendaraan terbakar secara spontan bahkan saat tidak berjalan.

Hal ini akhirnya membuat dua merek Korea Selatan (Korsel) tersebut memberi pemberitahuan resmi. Mengutip CNN International, pemilik hampir 500.000 mobil dan SUV di negeri Puman Sam diminta untuk memarkir mobilnya di luar ruangan dan jauh dari gedung.


Kasus bermula dari dokumen yang diajukan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional. Kia mengatakan pihaknya mengetahui bahwa ada tiga kendaraan yang terbakar.

Masalah ini muncul karena "kontaminan asing" yakni modul kontrol komputer rem anti-lock dapat mengalami korsleting dan mungkin memicu kebakaran di kompartemen mesin. Perusahaan juga mengatakan pemilik dapat terus mengemudikan kendaraan dengan aman tetapi mereka harus diparkir jauh dari bangunan atau struktur apa pun.

Dealer sendiri disebut akan memeriksa hal tersebut dan melakukan penggantian. Pemilik mobil Kia misalnya, diharap bisa menghubungi dealer Kia atau departemen layanan pelanggan perusahaan.

Hyundai sendiri telah mengumumkan penarikan (recall) untuk model tahun 2016-2018 SUV Santa Fe, SUV Santa Fe Sport 2017-2018, model Santa Fe XL 2019 dan SUV Tucson 2014-2015. Sementara Kia menarik kembali sedan K900 2016-2018 dan SUV Sportage 2014-2016.

Secara total, Hyundai melakukan recall sebanyak 357.830 unit. Sedangkan Kia melakukan recall sebanyak 126.747 unit.

Produsen mobil asal Korea Selatan (Korsel) Hyundai dan Kia memiliki hubungan dekat. Hyundai Motor Group, perusahaan induk Hyundai, memiliki saham pengendali di Kia.

Kedua perusahaan tersebut berbagi banyak teknik dalam berbagai model mereka. Tetapi di AS, mereka beroperasi sebagai dua perusahaan yang sepenuhnya terpisah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Calon Penghancur Raize & HRV Segera Datang, Lebih Canggih!


(tfa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading