Internasional

Bikin Happy! China Bawa Kabar Baik Terbaru Soal Covid-19

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
26 January 2022 21:00
FILE - In this Dec. 25, 2020, file photo, released by Xinhua News Agency, packages of COVID-19 inactivated vaccine products are seen at a production plant of the Beijing Biological Products Institute Co., Ltd, a unit of state-owned Sinopharm in Beijing. China has given conditional approval to a coronavirus vaccine developed by state-owned Sinopharm. The vaccine is the first one approved for general use in China.(Zhang Yuwei/Xinhua via AP, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 mRNA terbaru yang dikembangkan China disebut-sebut ampuh dalam memancing kekebalan manusia terhadap virus corona. Tak tanggung-tanggung, vaksin itu dapat memicu respons imun pada sebanyak 95% penerima.

Dalam sebuah laporan yang terbitkan Senin, (24/1/2022), kesimpulan itu didapat setelah vaksin yang dikenal sebagai ARCoV itu melewati uji klinis fase satu di Rumah Sakit Shulan di Hangzhou, provinsi Zhejiang. Uji itu merekrut 120 orang dewasa sehat berusia 18 hingga 59 tahun untuk secara acak ditugaskan menerima suntikan vaksin atau plasebo.

Kemudian, subjek dibagi menjadi beberapa kelompok yang mengambil dosis vaksin yang berbeda berkisar antara lima mikrogram (mcg) dan 25mcg. Tercatat, 118 peserta menerima dua dosis dengan jarak 28 hari.


"Antibodi penetral ditemukan di antara 80% hingga 95% peserta yang menggunakan dua dosis vaksin, bervariasi dengan dosis yang mereka terima," sebut laporan itu sebagaimana dikutip Straits Times.

"Kelompok yang menerima suntikan 20mcg menunjukkan tingkat antibodi-positif tertinggi, hingga 95%."

Dalam penelitian itu, disebutkan juga para penerima vaksin mengalami efek samping yang ringan. Meski begitu, tidak ada satu pun efek samping parah yang dilaporkan di antara peserta.

Sementara itu, ARCoV juga dilaporkan sedang dalam uji coba fase tiga di Meksiko, Indonesia, dan Nepal. Namun, sejauh ini belum ada rilis yang mencantumkan hasil dari studi fase dua dan tiga.

Vaksin ARCoV sendiri merupakan vaksin yang dikembangkan bersama oleh Walvax Biotechnology, Suzhou Abogen Bioscience dan PLA Academy of Military Science. Vaksin ini menggunakan teknologi mRNA yang berarti bahwa vaksin itu bekerja dengan mekanisme rekayasa sel genetik untuk memancing antibodi.

Selain ARCoV, China juga mengembangkan vaksin mRNA lainnya seperti vaksin besutan Zhuhai Lifanda Biotechnology. Saat ini, vaksin Covid-19 itu juga sedang menjalani uji klinis.

China sendiri telah melakukan banyak pengembangan dan perancangan vaksin Covid-19. Salah satu yang terkenal dan digunakan di Indonesia yakni vaksin besutan Sinovac dan Sinpoharm. Meski begitu, vaksin ini menggunakan teknologi sel mati biasa dan bukan mRNA.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Waduh, Ada Kabar Buruk Menerpa Vaksin Pfizer di Selandia Baru


(tps/tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading