350 Tahun RI Ekspor Barang Mentah, Jokowi Geram Bukan Main!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
25 January 2022 19:40
Presdien Joko Widodo (Jokowi) Saat Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi Dimetil Eter, Kab. Muara Enim, Senin (24/1/222). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini menyaksikan pelepasan ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan, Kepulauan Riau.

Berbicara saat memberikan pengarahan, Jokowi terlihat geram dengan fakta bahwa sejak era kolonial hingga saat ini Indonesia masih menjadi negara pengekspor bahan mentah.

"Saya sudah bolak balik saya sampaikan. Kita ini sudah 350 tahun yang lalu, waktu dijajah yang kita ekspor selalu bahan mentah, selalu raw material, enggak berhenti sampai sekarang," tegas Jokowi, Selasa (25/1/2022).


Jokowi menegaskan pentingnya hilirisasi produk sumber daya alam. Menurutnya, produk sumber daya alam yang diolah menjadi barang setengah atau barang jadi akan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

"Ini harganya, harga barang mentah harusnya bisa 15 kali lipat. Hanya dijual 30 tadi. Padahal kalau jadi barang jadi bisa 700. Ini enggak bisa diteruskan," kata Jokowi.

Melihat situasi tersebut, Jokowi pada tahun lalu langsung menginstruksikan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk menyetop ekspor barang mentah.

"Saya sampaikan ke Menko Luhut, setop. Nikel ore setop, bahan mentah setop, udah enggak boleh jalan lagi. Harus barang setengah, atau barang jadi," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Ogah RI Terus Menerus Terjebak Karena Hal Ini!


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading