Internasional

Mau Kerja di Jerman? Ada Lowongan Buat 400 Ribu Pekerja Asing

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
21 January 2022 15:40
Jerman

Jakarta, CNBC Indonesia - Koalisi baru Pemerintah Jerman telah sepakat untuk menarik 400 ribu pekerja ahli dari luar negeri. Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis dan kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor utama pasca Covid-19.

Pemimpin parlemen dari Partai Demokrat Bebas (FDP), Christian Duerr, mengatakan kepada majalah bisnis WirtschaftsWoche bahwa kekurangan pekerja terampil saat ini menimbulkan persepsi negatif terhadap ekonomi negara itu. Ini dianggap sebagai sebuah tanda-tanda yang mengarah kepada resesi.


"Kita hanya bisa mengatasi masalah angkatan kerja yang menua dengan kebijakan imigrasi modern... Kita harus mencapai 400.000 pekerja terampil dari luar negeri secepat mungkin," tambah Duerr sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (21/1/2022).

Selain itu, pihak FDP dan partai penguasa SPD juga sepakat untuk menaikkan upah minimum nasional menjadi 12 euro (Rp 195 ribu) demi menarik minat warga asing untuk bekerja di Negeri Sungai Rhein itu.

Sebelumnya, Institut Ekonomi Jerman memperkirakan bahwa angkatan kerja akan menyusut hingga 300 ribu orang pada tahun ini. Hal ini disebabkan lebih banyak pekerja yang pensiun daripada yang memasuki pasar tenaga kerja.

"Kesenjangan ini diperkirakan akan melebar menjadi lebih dari 650.000 pada tahun 2029, meninggalkan akumulasi kekurangan orang usia kerja pada tahun 2030 sekitar 5 juta," sebut lembaga itu.

Jerman sendiri saat ini sudah mengalami era penyusutan penduduk yang besar. Ini didorong oleh rendahnya angka kelahiran dan juga migrasi yang tidak merata. Pada 2022, penduduk ekonomi terbesar Eropa itu tercatat sebanyak 83.517.045. Angka ini merupakan penurunan 0,02% bila dibandingkan dengan tahun 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ledakan Covid Jerman: Faskes Ambruk, Pasien Pindah ke Italia


(tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading