Kata Jokowi Saat Disinggung Bos WEF Soal 'Batu Bara' Mania

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
20 January 2022 16:55
Presiden Joko Widodo hadiri World Economic Forum, Istana Kepresidenan Bogor, 20 Januari 2022 (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini berkesempatan hadir dalam World Economic Forum (WEF) secara virtual melalui Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sempat berbincang dengan Ketua Eksekutif Forum Ekonomi Dunia Kalus Schwab. Ia bertanya kepada Jokowi bagaimana komitmen pemerintah Indonesia dalam mempercepat transisi energi hijau.

"Kita memerlukan transisi energi berkelanjutan bersama dengan negara berkembang lainnya. Pembangkit listrik di Indonesia masih bergantung pada batu bara. Apa pendorong utama bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi?," kata Schwab kepada Jokowi, Kamis (20/1/2022).


Jokowi menegaskan bahwa komitmen Indonesia dalam percepatan transisi energi hijau telah dikemukakan pada saat pagelaran KTT COP26 yang digelar di Glasgow, akhir tahun lalu.

"Indonesia telah berkomitmen memulai transisi ke energi ramah lingkungan," tegas Jokowi.

Jokowi mengakui bahwa upaya mempercepat transisi energi fosil ke energi baru terbarukan bukanlah perkara mudah. Apalagi, hal tersebut memerlukan pembiayaan yang tidak sedikit.

"Bagi negara berkembang seperti Indonesia, harus didukung teknologi dan didukung pendanaan agar tidak terlalu membebani masyarakat, terlalu membebani keuangan negara, terlalu membebani industri," jelasnya.

Jokowi menyebut, Indonesia membutuhkan sekitar US$ 50 miliar untuk transisi menuju energi hijau dan US$ 37 miliar untuk sektor kehutanan dan lainnya dalam rangka percepatan transisi energi.

"Pertanyaan semacam ini adalah pertanyaan dari banyak negara berkembang, banyak negara miskin. Hasil konkret hanya bisa dibuktikan oleh kuatnya kerja sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri," kata Jokowi.

"Pemerintah perlu bekerja sama secara domestik, bekerja sama secara global, bekerja sama di dalam negeri, pemerintah bekerja sama dengan BUMN energi dan pihak swasta yang mendesain transisi energi yang adil dan terjangkau," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Miris! RI Produsen Batu Bara Top 3 Dunia Tapi Domestik Krisis


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading