Covid Omicron RI Naik, Jokowi Bakal Tarik Rem Darurat Lagi?

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
20 January 2022 08:30
Pernyataan Presiden RI, Jokowi terkait Kasus Omicron di Tanah Air, Istana Bogor, 18 Januari 2022 (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah secara masif. Kemarin, Rabu (19/1/2022), tercatat ada tambahan 1.745 kasus.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, seperti dikutip CNBC Indonesia, Kamis (20/1/2022), total kasus konfirmasi Covid-19 kini mencapai 4.275.528.

Tambahan 1.745 kasus kemarin, jauh lebih tinggi dibandingkan kemarin yang tercatat 1.362.


Adapun DKI Jakarta melaporkan kasus tertinggi yakni 1.012. Kemudian, disusul oleh Jawa Barat sebanyak 324 kasus dan Banten sebanyak 208 kasus.

Kenaikan kasus Corona di Tanah Air tak lepas dari semakin meluasnya varian Covid-19 Omicron. Hingga kini, varian tersebut telah terdeteksi hingga ratusan kasus yang mayoritasnya berada di Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah angkat bicara mengenai perkembangan kasus varian Covid-19 Omicron di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Saat ini, varian Omicron yang terdeteksi di dalam negeri hampir menyentuh angka 800 kasus.

Berbicara dalam sebuah video yang ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi mengakui bahwa telah terjadi tren kenaikan kasus. Namun, Jokowi meminta masyarakat untuk tidak bereaksi terlalu berlebihan.

"Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan jangan menimbulkan kepanikan," tegas Jokowi, Selasa (18/1/2022).

Jokowi meminta agar masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak untuk mengurangi kegiatan di pusat keramaian. Bagi mereka yang bisa bekerja dari rumah, pun disarankan untuk melakukan pekerjaan dari rumah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alert! Kasus Omicron RI Naik Lagi Jadi 572 Orang


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading