Tangki Minyak Abu Dhabi Diserang Brutal, 3 Orang Tewas

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
17 January 2022 21:00
A Yemeni fighter backed by the Saudi-led coalition fires his weapon on the front lines of Marib, Yemen, Saturday, June 19, 2021. (AP Photo/Nariman El-Mofty)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak tiga orang tewas dan enam luka-luka dalam serangan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Senin (17/1/2022). Satu korban merupakan WN Pakistan dan dua WN India. Serangan ini diklaim oleh kelompok pemberontak Houthi Yaman.

Kantor berita Emirates News Agency (WAM) melaporkan serangan itu menyebabkan kebakaran dan mengakibatkan tiga ledakan truk tangki bahan bakar di dekat fasilitas penyimpanan Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC).

Kebakaran dimulai Senin sore di kawasan industri Musaffah dan di lokasi konstruksi dekat bandara Internasional Abu Dhabi, menurut polisi dalam sebuah pernyataan. Pihak berwenang yakin serangan itu dilakukan oleh drone.


"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa penyebab kebakaran adalah benda terbang kecil, mungkin milik drone, yang jatuh di dua area. Tim dari pihak berwenang telah dikerahkan dan api saat ini sedang dipadamkan," kata pernyataan polisi, dikutip dari CNBC International.

Pernyataan awal mengatakan tidak ada kerusakan signifikan akibat dua kecelakaan, tetapi sudah dilakukan penyelidikan penuh terhadap insiden tersebut.

Juru bicara gerakan Houthi Yaman, yang sejak 2015 telah berperang dengan koalisi pimpinan Saudi yang mencakup UEA, mengatakan bahwa militannya telah meluncurkan operasi militer di wilayah syekh Teluk dan akan mengungkapkan rincian lebih lanjut dalam beberapa jam mendatang, menurut laporan Reuters.

UEA sebagian besar menarik diri dari Yaman pada 2019. Selama kurang lebih empat tahun berada perang berdarah yang menjerumuskan negara termiskin di Timur Tengah ke dalam kelaparan massal dan memicu pertempuran proksi antara Arab Saudi dan musuh regionalnya Iran, yang mendukung pendanaan dan senjata Houthi.

Abu Dhabi masih membawa pengaruh signifikan di antara pasukan Yaman yang telah dipersenjatai dan dilatih untuk memerangi Houthi. Kelompok ini pada tahun 2014 sempat mengusir pemerintah Yaman, yang didukung Saudi, yang dipimpin oleh Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi.

Houthi telah melakukan ratusan serangan rudal dan pesawat tak berawak lintas batas ke Arab Saudi bertahun-tahun sejak Riyadh meluncurkan serangan udara di Yaman, yang telah menewaskan puluhan ribu warga Yaman.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Buat Minyak To The Moon, Potret Serangan Houthi ke Abu Dhabi


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading