Diburu Kolektor, Uang Koin Kerokan Dibanderol Ratusan Juta!

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
08 January 2022 14:30
Infografis/ Mohon maaf, 20 uang rupiah khusus Tahun 1970 - 1990 ini sudah tidak berlaku/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Barang-barang antik atau kuno seringkali memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini karena barang tersebut menawarkan nilai seni dan budaya tersendiri.

Barang antik tersebut diburu banyak kolektor untuk dikoleksi, termasuk uang koin. Siapa sangka, semakin kuno, recehan ini bisa bernilai sampai ratusan juta rupiah.

Berikut daftar uang koin yang dijual dengan harga fantastis berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di marketplace.


Uang koin Rp 25 keluaran tahun 1996 yang bergambar pala
Uang koin Rp 50 keluaran tahun 1971 yang bergambar Cenderawasih
Uang koin Rp 100 keluaran tahun 1978 yang bergambar wayang dan rumah gadang
Uang koin Rp 500 keluaran tahun 1992 yang bergambar bunga melati, berwarna kuning
Uang koin Rp 1.000 yang bergambar kelapa sawit

Selain di marketplace, ada pula kolektor yang investasi di koin jadul hingga Rp 400 juta karena sudah mengumpulkan benda-benda ini sedari kecil.

Yohanes Dicky (23 tahun) adalah pelakunya. Ia memiliki hobi mengumpulkan uang kuno sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Ia mengaku ketertarikannya terhadap uang kuno berawal tatkala ia suka diberi 'angpao' dari keluarga dan koleganya.

Dari semua seri rupiah yang pernah terbit, ia sudah memiliki semua serinya. Maka tak heran, dari hobinya itu, investasi untuk mengumpulkan uang kunonya sudah mencapai ratusan juta rupiah.

Selain koin rupiah, kata Yohanes, uang Gulden zaman penjajahan Belanda juga paling banyak dicari, yakni antara seri tahun 1930-an hingga zaman sebelum Indonesia Merdeka atau di bawah tahun 1945.

"Yang paling banyak dicari biasanya dari Zaman Belanda, uang yang terbit pada Tahun 1930-an, uang dalam seri wayang, itu benar-benar langka. Jepang juga cukup langka koinnya. Kalau Rupiah yang paling banyak dicari itu uang-uang peringatan," jelas Yohanes.

Namun, lanjut dia, uang-uang peringatan khusus zaman dahulu tersebut cenderung sulit didapatkan.

Kolektor lain yang menekuni hobi ini adalah Ahmad Diki Hamdani (25 tahun). Ahmad sudah menekuni penjualan uang kuno sejak 2018.

Ia mengaku hanya khusus menjual uang-uang kuno dalam mata uang Rupiah. Adapun target pemasaran Ahmad sendiri lebih banyak menjual uang-uang rupiah dengan tahun edar di 1990-an.

Melalui Toko Koleksi Uang Indo di marketplace, Ahmad menjual uang rupiah zaman dahulu dengan mematok harga antara rentang Rp 2.000 hingga tertinggi Rp 400.000. Paling banyak, uang-uang kuno yang dibeli dari tokonya itu dijadikan oleh masyarakat sebagai mahar pernikahan.

"Yang paling mahal itu relatif ya, yang paling tertinggi itu Rp 400.000 sampai Rp 1 juta. Tapi yang jutaan jarang terjual, karena dibeli orang-orang tertentu aja. Lebih sering yang biasa-biasa aja, yang murah-murah, ribuan, puluhan ribu, lebih terjangkau. Biasanya dipakai orang untuk mahar nikah," jelasnya.

Pecahan rupiah yang paling laku, kata Ahmad, yaitu pecahan Rp 500 sampai pecahan Rp 1.000. Seperti diketahui, uang kertas rupiah tahun terbit 1990-an memiliki berbagai macam desain.

Adapun rupiah tahun 1990 yang dijual Ahmad di antaranya yakni uang pecahan Rp 500 bergambar orang utan, kemudian uang Rp 1.000 bergambar lompat batu, uang pecahan Rp 5.000 bergambar sasando.

Dalam menjangkau pasarnya, Ahmad menjual barang-barang koleksi uang kunonya melalui marketplace, baik Tokopedia, Shopee, hingga BukaLapak. Melalui penjualan uang kunonya tersebut, ia bisa meraup hingga Rp 40 juta per bulan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Uang Koin Jadul Dijual Ratusan Juta, Ada yang Beli Nggak Sih?


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading