Usai Kena Tsunami Corona, Ekonomi Negara Ini Diramal Terbang

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
05 January 2022 20:52
Resident doctors with Centre-run government hospitals participate in a protest called by the Federation of Resident Doctors' Association (FORDA) over the delay in National Eligibility cum Entrance Test Postgraduate (NEET-PG) 2021 counselling, at the hospital, in New Delhi, India, December 28, 2021. REUTERS/Adnan Abidi

Jakarta, CNBC Indonesia - Duta Besar (Dubes) India Untuk RI Manoj Kumar Bharti mengatakan perekonomian negaranya akan terus naik meski masih terjadi pandemi Covid-19.

"Anda mungkin menyadari bahwa ekonomi India menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Pada 2019 dan 2020, kami terdampak cukup hebat. Namun sekarang ini sudah melambung cukup signifikan," kata Manoj dalam dalam program Prime Words CNBC Indonesia, Rabu (5/1/2022).

Menurut Manoj, India bisa bertahan berkat sektor pertanian yang tidak terdampak pandemi dan malah terus berkembang. Setelah pembatasan mobilitas, sektor jasa pun kembali bertumbuh.


"Industri menunjukkan kenaikan (rebound) yang cepat, yang telah banyak membantu India," katanya. "Perekonomian India diperkirakan akan terus berlanjut pada tingkat lebih dari 8% pada tahun berikutnya."

Manoj mengatakan ekonomi India berharap berada di kisaran 5% antara 4,5-5,5% pada tahun 2021. Sementara pada tahun 2022 dan seterusnya, India berharap kembali ke kisaran 8-10%.

"Seperti yang saya katakan, dinamika dasar ekonomi India berlanjut kuat. Berdasarkan industri dan stabilitas keuangan sendiri, kami yakin bahwa dapat melakukannya dengan lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang," paparnya.

Kuatnya perekonomian India terlibat dari angka perdagangannya dengan Indonesia yang dikatakan masih sangat substantif. Pada 2019, perdagangan bilateral kedua negara mencapai US$ 20 miliar (Rp 287 triliun).

Sementara dalam jumlah terbaru, menurut angka yang dirilis beberapa waktu lalu, total perdagangan bilateral hampir mencapai US$ 17 miliar (Rp 244 triliun) antara Januari-Oktober 2021.

Sayangnya, kata Manoj, target perdagangan India dengan Indonesia sebelum pandemi, yang mencapai US$ 50 miliar atau Rp 717 triliun (asumsi Rp 14.300/US$) pada tahun 2025 mendatang, akan sulit dicapai karena pandemi Covid-19 yang belum usai.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Covid India Melonjak Lagi ke Level Tertinggi dalam 2 Bulan


(tfa/tfa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading