Internasional

Alhamdulilah, Ada Kabar 'Melegakan' Baru Lagi Soal Omicron

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
01 January 2022 12:30
Ilustrasi Virus Covid-19 (Photo created by wirestock via Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah riset yang diterbitkan oleh otoritas kesehatan Inggris pada hari Jumat (31/12/2021) menyimpulkan bahwa infeksi varian baru Covid-19. Omicron cenderung tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Ini berbeda jika dibandingkan dengan pasien yang memiliki infeksi Varian Delta.

Mengutip CNBC International, data ini didapatkan dari analisis lebih dari 528 ribu kasus Omicron dan 573 ribu kasus Delta. Sampe diambil dari 22 November hingga 26 Desember di Negeri Ratu Elizabeth itu.


"Data terbaru dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (NHS) menemukan risiko rawat inap bagi orang yang terinfeksi Omicron adalah sekitar sepertiga dari yang ditimbulkan oleh varian Delta," tulis laporan itu, dikutip dari CNBC International, Sabtu (1/1/2022).

Tak hanya itu, studi tersebut mengatakan vaksin Covid juga ikut mengurangi risiko rawat inap dari Omicron di seluruh golongan usia. Kekebalan tubuh manusia dari varian ini juga semakin menguat dengan adanya dosis booster.

"Satu dosis vaksin 52% efektif mencegah rawat inap dari varian omicron, sementara dua dosis 72% efektif. Dosis booster secara signifikan meningkatkan perlindungan dan 88% efektif mencegah rawat inap dua minggu setelah menerima suntikan," tambah studi tersebut.

Meski begitu, Kepala Penasihat Medis Inggris (NHS) Susan Hopkins memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti tentang tingkat keparahan penyakit yang disebabkan oleh Omicron. Ia pun memberi peringatan.

"Meningkatnya penularan omicron dan meningkatnya kasus pada populasi di atas 60-an di Inggris berarti masih sangat mungkin bahwa akan ada tekanan signifikan pada NHS dalam beberapa minggu mendatang," kata Hopkins.

Berita ini sendiri menambah panjang daftar berita melegakan soal varian Omicron. Sebelumnya beberapa riset di Afrika Selatan, Skontlandia, dan Imperial College London juga menegaskan bahwa pasien Omicron yang telah divaksinasi memiliki resiko yang rendah untuk berakhir di perawatan rumah sakit.

Hingga saat ini sendiri Omicron telah menular di sekitar 100 lebih negara dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang kemasukan varian dengan 32 mutasi pada protein lonjakannya itu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sudah Vaksin Covid-19 Lengkap, Amankah dari Omicron?


(tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading