Mahfud Soal Korupsi Asabri: Pemerintah Potong Tangan Sendiri

News - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
29 December 2021 19:56
Seniman pertunjukan asal Jawa Timur bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Dok Polhukam)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memastikan pemerintah serius dalam mengusut kasus korupsi skala besar. Hal itu tergambar dalam pengusutan kasus Jiwasraya dan Asabri yang merugikan negara puluhan triliun.

"Pemerintah serius menangani masalah, memang belum sempurna tapi apa pemerintah dahulu pernah melakukan sendiri hal seperti ini, memotong tangannya sendiri," jelas Mahfud kepada CNBC Indonesia, Rabu (29/12/2021).

Menurut dia, baru kali ini pemerintah membongkar sendiri kasus korupsi dan tidak melindungi koruptor. Bukan cuma itu, bahkan sedang digodok hukuman mati.

"Tentu masih ada yang tidak puas, itu wajar dan hal biasa, tapi pemerintah berusaha sebaik mungkin," kata Mahfud.

Terpidana kasus korupsi Asabri, Heru Hidayat, telah resmi dijatuhi vonis hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, Heru Hidayat sendiri tak hanya terjerat kasus Asabri, melainkan juga Asuransi Jiwasraya. Dalam kasus korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat telah divonis penjara seumur hidup dan diharuskan mengembalikan uang pengganti kerugian negara senilai Rp 10,72 triliun.

Selain itu ada pula tersangka kakap lainnya macam Benny Tjokro atau yang akrab disapa Bentjok. Ia pun telah divonis penjara seumur hidup.





[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sikat Aset BLBI Triliunan, Mahfud: Ini Baru Awal!


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading