Syarat Naik Pesawat Selama Libur Tahun Baru 2022, Wajib PCR?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
29 December 2021 09:35
Warga Negara Asing mengantri pembelian tiket pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Kamis (30/8). Mengatasi masalah defisit transaksi berjalan pada neraca perdagangan, Menko Luhut membuat 8 butir keputusan di bidang pariwisata bersama dengan beberapa kementerian/lembaga dan Pemda. Solusi di sektor ini merupakan yang paling cepat dan efektif dibandingkan sektor lainnya. Menko Luhut yang menargetkan perolehan devisa negara dari sektor pariwisata sebesar USD 17,6 milyar pada 2019 dan USD 28,5 milyar pada 2024.CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para pelaku perjalanan udara dengan rute di dalam negeri diwajibkan untuk menyiapkan hasil rapid test antigen, kartu vaksinasi, hingga RT-PCR.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) 111/2021 tentang Pengaturan Mobilitas Masyarakat dengan Transportasi Udara Selama Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Adapun aturan khusus syarat penerbangan selama periode natal dan tahun baru terhitung sejak 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

"Bagi masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis lengkap dipastikan tidak bisa melakukan penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru, kecuali memiliki alasan medis yang lengkap," tulis SE tersebut.

Dalam aturan itu dijelaskan bahwa penumpang pesawat dari dan ke daerah di Pulau Jawa dan Bali serta perjalanan antar kabupaten atau antar kota di Pulau Jawa dan Bali harus menunjukkan bukti sudah mendapatkan vaksin minimal dosis pertama.

Selain itu, penumpang juga wajib memberikan bukti negatif covid-19 dengan tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, bagi penumpang yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua, maka dapat menunjukkan bukti negatif covid-19 dengan rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Begitu juga dengan penumpang pesawat dengan perjalanan antar kabupaten atau antar kota di luar Pulau Jawa dan Bali. Mereka wajib menunjukkan kartu vaksin dengan minimal dosis pertama dan hasil negatif tes RT-PCR.

Sementara, penumpang bisa menunjukkan hasil negatif dengan rapid test antigen jika sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.

Terakhir, pemerintah mengecualikan kewajiban menunjukkan kartu vaksin untuk penumpang berusia di bawah 12 tahun, pelaku perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya di luar Jawa dan Bali, serta pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus.

Adapun khusus penumpang moda transportasi perintis di wilayah perbatasan dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) tidak dikenakan syarat tertentu untuk melakukan penerbangan.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Berlaku Mulai Hari Ini, Ini Syarat Terbaru Naik Kereta Api!


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading