Sisa Banyak! 'Helikopter Uang' Jokowi Dioper ke Tahun Depan

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
23 December 2021 14:10
Infografis/Jangan khawatir, Ini Deretan bansos yang tetap cair di 2022/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan sisa dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang tak terserap hingga akhir tahun ini akan kembali dilanjutkan pada tahun depan.

Keputusan tersebut seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 184/PMK.05/2021 yang diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 14 Desember 2021.

Mengutip beleid aturan melalui laman jdih.kemenkeu.go.id, Kamis (23/12/2021), aturan ini terbit untuk mendukung pelaksanaan anggaran atas penyelesaian pekerjaan yang tidak terselesaikan sampai akhir tahun.


"Maka perlu mengatur secara khusus ketentuan mengenai pelaksanaan anggaran untuk penyelesaian pekerjaan pada masa pandemi Covid-19 yang tidak terselesaikan sampai akhir tahun anggaran 2021 dan akan dilanjutkan ke tahun anggaran 2022," tulis pertimbangan PMK tersebut.

Adapun pekerjaan yang dimaksud dalam aturan ini adalah proyek dari suatu kontrak yang dibiayai melalui rupiah murni atau PNBP dan pembayaran langsung yang diteken paling lambat 30 November 2021.

"Kontrak meliputi kontrak tahunan dan kontrak tahun jamak pada akhir masa kontrak," tulis pasal 2 ayat (3).

Sisa pekerjaan yang tidak terselesaikan hingga akhir tahun dapat dilanjutkan jika memenuhi beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Salah satunya, adalah menyelesaikan keseluruhan pekerjaan hingga 90 hari kalender sejak berakhirnya masa pelaksanaan yang dinyatakan surat pernyataan kesanggupan.

Surat pernyataan yang dimaksud memuat kesanggupan dalam menyelesaikan pekerjaan, waktu yang diperlukan, hingga pernyataan bahwa siap dikenakan denda keterlambatan.

Sebagai informasi, pada tahun depan pemerintah akan kembali melanjutkan program PEN dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 414 triliun.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 17 Desember lalu, realisasi anggaran PEN baru mencapai Rp 533,6 triliun atau Rp 71,6% dari pagu yang ditetapkan Rp 744,7 triliun.

Menjelang tutup tahun anggaran, alokasi PEN yang tersebar di berbagai kementerian/lembaga setidaknya masih menyisakan anggaran sekitar Rp 210 triliun yang belum dibelanjakan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ada Kabar Baik dari Jokowi & Sri Mulyani Soal Covid & Ekonomi


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading