Internasional

Meledak, Covid-19 Inggris Rekor Tertinggi Sepanjang Pandemi

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
16 December 2021 06:00
The Union Jack flag flies above the Houses of Parliament from the Victoria Tower in London, Thursday, Sept. 12, 2019. The British government insisted Thursday that its forecast of food and medicine shortages, gridlock at ports and riots in the streets after a no-deal Brexit is an avoidable worst-case scenario. (AP Photo/Alastair Grant)

Jakarta, CNBC Indonesia - Inggris melaporkan rekor jumlah kasus harian baru Covid-19, Rabu (15/12/2021). Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah pandemi corona, negeri itu mencatat 78.610 kasus infeksi dalam 24 jam.

Terjadi peningkatan signifikan dari Selasa, 59.610 kasus. Rekor sebelumnya dicatat Inggris 8 Januari, dengan 68.000 kasus.




"Saya khawatir, rekor akan kembali dipecahkan beberapa minggu ke depan karena angkanya terus naik," kata Kepala Petugas Medis Inggris, Chris Whitty dalam konferensi pers, dikutip Reuters.

"Rata-rata (kasus) cenderung flat dengan varian Delta beberapa pekan terakhir ... Tapi kasus kini mulai mengalami peningkatan di beberapa tempat, terutama London."

Inggris kini diserang gelombang baru Covid-19 Omicron. Awal pekan ini, Negeri Ratu Elizabeth bahkan melaporkan kematian pertama strain baru Covid-19 itu.

Di beberapa daerah kasus rawat inap juga mengalami kenaikan. Tercatat 165 kematian Covid-19 dilaporkan kemarin.

Perdana Menteri Boris Johnson memperingatkan "gelombang pasang" Omicron sejak Senin. Pemerintah berjanji mempercepat booster varsin Covid-19 untuk semua warga dewasa akhir tahun ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyoroti kenaikan kasus di Inggris. Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Mike Ryan mengatakan angkanya berlipat ganda setiap dua.

"Jika Anda memiliki 100.000 kasus hari ini, akan menjadi 200.000 kasus dalam dua hari, 400.000 dua hari kemudian, dan 800.000 kasus dua hari setelahnya," jelasnya, dikutip CNBC International.

"Jadi dalam seminggu, mari kita bayangkan, dalam delapan hari, hanya butuh satu minggu lebih menggandakan kasus. Jumlah kasus sebenarnya bisa meningkat delapan atau sepuluh kali lipat," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Duh! Inggris 'PPKM' Level 4, Kena Blacklist Israel


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading