Tak Cuma Covid, Sri Mulyani Ungkap Daftar Ancaman RI di 2022

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
29 November 2021 15:09
Menteri Keuangan Sri Mulyani Saat Konferensi Pers APBN KITA 25 November 2021 (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan risiko yang bisa menimbulkan dampak ke perekonomian Indonesia di tahun depan, tentunya selain covid-19. Antara lain, pergerakan harga komoditas, inflasi hingga pemulihan ekonomi China.

"Pemulihan ekonomi tahun 2022 akan dibarengi munculnya risiko baru yang harus dikelola seperti volatilitas harga komoditas, tekanan inflasi dan implikasi kenaikan suku bunga di negara maju terutama AS, rebalancing ekonomi China, serta disrupsi rantai pasok dan dinamika G20," ujarnya di Istana Negara, Senin (29/11/2021).


Apalagi, memasuki tahun 2022, ia menyebutkan masih banyak negara yang berjuang melawan mutasi dari virus Covid-19 yakni varian delta. Sehingga kelanjutan pemulihan ekonomi di berbagai belahan negara belum terjadi secara merata.

"Pemulihan ekonomi global maupun domestik memasuki 2022 masih tidak merata dan bahkan tidak pasti, sejalan dengan perkembangan pandemi Covid-19 yang terus bermutasi dan masih mengancam seluruh negara di dunia," kata dia.

Dalam hal ini, Indonesia termasuk negara yang beruntung. Sebab, bisa mengendalikan varian delta yang begitu berdampak besar dengan cepat sehingga aktivitas perekonomian bisa kembali berjalan.

Ini dinilai menjadi capaian positif bagi Indonesia untuk bisa menghadapi ancaman baru ke perekonomian di tahun depan.

"Keberhasilan pemerintah mengendalikan varian delta dan terpelihara kedisiplinan protokol kesehatan dan kehati-hatian diharapkan akan jadi bekal kuat dalam hadapi ancaman baru," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading