Internasional

The Fed Beri Warning Evergrande China, Kenapa?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
09 November 2021 08:43
Federal Reserve Chair Jerome Powell removes his glasses as he listens to a question during a news conference after the Federal Open Market Committee meeting, Wednesday, Dec. 11, 2019, in Washington. The Federal Reserve is leaving its benchmark interest rate alone and signaling that it expects to keep low rates unchanged through next year. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral Amerika Serikat AS, Federal Reserve (The Fed) memberi peringatan. Kali ini warning ditujukan akibat 'rusuhnya' sektor properti China salah satunya dipicu krisis utang Evergrande.

Tekanan di sektor real estate China, termasuk Evergrande yang terlilit utang, berpotensi berdampak ke AS. Apalagi jika ini menyebar ke sistem keuangan China.


Dalam laporan stabilitas keuangan terbaru, The Fed mengatakan ada kekhawatiran tentang tingkat utang yang tinggi dan peningkatan nilai properti yang menyebabkan regulator Beijing mengambil tindakan. Tekanan dapat menyebabkan koreksi tiba-tiba harga real estate dan berdampak ke sistem keuangan China.

"Mengingat ukuran ekonomi dan sistem keuangan China serta hubungan perdagangannya yang luas dengan negara-negara lain di dunia, tekanan keuangan di China dapat membebani pasar keuangan global. Melalui penurunan sentimen risiko, menimbulkan risiko terhadap pertumbuhan ekonomi global, Amerika Serikat," kata laporan itu, dikutip AFP, Selasa (9/11/2021).

Peringatan bank sentral datang setelah dua bulan lalu bos The Fed, Jarome Powell menggambarkan situasi Evergrande sangat khusus untuk China. Ia mengatakan tidak melihat banyak dampak ke AS tapi khawatir pada kondisi global dan kepercayaan investor saja.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading