Sah! PNM Resmi Tanggalkan Status Perseroan

News - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
04 November 2021 12:20
PNM

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) resmi menanggalkan status 'perseroan' menjadi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) setelah menjadi bagian dalam Holding Ultra Mikro. PNM kini tidak lagi berstatus sebagai BUMN dengan kepemilikan oleh negara langsung, melainkan menjadi anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Perubahan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 pada 02 Juli 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke BRI dan perubahan Anggaran Dasar PT Permodalan Nasional Madani sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Permodalan Nasional Madani Nomor 59 Tanggal 28 Oktober 2021 yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM berdasarkan Surat Nomor AHU-AH.01.03-0468167 Tahun 2021 Tanggal 2 November 2021.

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menjelaskan melalui keterbukaan informasi dengan terbitnya peraturan tersebut maka saat ini telah terjadi perubahan kepemilikan saham. Sebelumnya saham PNM dimiliki 100% oleh negara, kini saham seri A sebanyak satu lembar dimiliki oleh negara, sedangkan saham seri B sebanyak 3.799.999 lembar dimiliki oleh BBRI.


"Melalui pembentukan ekosistem ultra mikro diharapkan dapat meningkatkan dan memperluas pemberdayaan yang diberikan PNM kepada pelaku usaha ultra mikro, sehingga dapat berkembang menjadi lebih besar. Salah satu wujud implementasi kehadiran ekosistem ultra mikro melalui sentra layanan terpadu, dimana ketiga entitas memberikan pelayan keuangan kepada masyarakat untuk dapat mengakses produk ketiga entitas dalam satu lokasi yang dikenal dengan SENYUM atau Sentra Layanan Ultra Mikro," kata Dodot dalam siaran pers, Kamis (4/11/2021).

Sebagai informasi, hingga 3 November 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 96,63 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,6 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Holding BUMN UMi Akan Pacu Pemulihan Ekonomi Nasional


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading