Istana Abu Dhabi Jadi Saksi Janji Putra Mahkota MBZ ke Jokowi

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
04 November 2021 09:35
Presiden Joko Widodo meninjau Jubail Mangrove Park yang terletak di Pulau Al Jubail, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), pada Rabu sore, 3 November 2021. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Jakarta, CNBC Indonesia - Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) menyatakan komitmennya untuk ikut serta dalam pembangunan ibu kota baru.

Komitmen tersebut diutarakan Putra Mahkota MBZ saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, Rabu (3/11/2021).

"Beliau mengarahkan untuk terus diintensifkan khusus membahas mengenai pembangunan ibu kota baru," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan resmi, Kamis (4/11/2021).


Terkait dengan pembangunan Ibu Kota, kedua pemimpin sepakat untuk menindaklanjuti secara intensif pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis di masa mendatang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Rabu siang, 3 November 2021. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Rabu siang, 3 November 2021. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Rabu siang, 3 November 2021. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Retno menjelaskan pertemuan yang dilakukan antara kedua pemimpin berlangsung cukup lama, sekitar 2,5 jam. Selain soal G20, kedua pemimpin juga membahas berbagai macam isu.

Selain membahas mengenai rencana pembangunan ibu kota baru, kedua kepala negara juga membahas masalah kerja sama di bidang energi terbarukan, investasi, dan perdagangan.

Isu lain yang dibahas yakni mengenai travel corridor arrangement (TCA). Indonesia telah memiliki TCA dengan PEA sejak 29 Juli 2020 yang merupakan salah satu TCA pertama yang dimiliki kala pandemi.

"Oleh karena itu, kedua belah pihak telah sepakat untuk memperkuat TCA dengan saling pengakuan sertifikat vaksin dan juga integrasi platform perlindungan perjalanan," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading