Internasional

Covid Inggris Ngamuk Lagi, Ada Varian Corona Baru?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
18 October 2021 17:10
A member of staff administers the Pfizer-BioNtech COVID-19 vaccine to a member of the public at Hyde Leisure Centre near, England, Friday Jan. 8, 2021. Mass vaccination hubs in London, Newcastle, Manchester, Birmingham, Bristol, Surrey and Stevenage are due to begin operations next week. ( AP Photo/Jon Super)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) Scott Gottlieb menyerukan penelitian mendesak tentang mutasi varian Delta Plus di Inggris. Ini dikatakannya seiring kenaikan kasus Covid-19 harian Inggris saat ini.

"Kami membutuhkan penelitian mendesak untuk mengetahui apakah Delta Plus ini lebih menular, memiliki penghindaran kekebalan parsial," kata Dr Gottlieb dalam tweet pada Minggu (17/10/2021) dikutip Straits Times.


"Tidak ada indikasi yang jelas bahwa itu jauh lebih menular, tetapi kami harus bekerja untuk lebih cepat mengarakterisasi ini dan varian baru lainnya. Kami memiliki alatnya."

Komentarnya muncul ketika Inggris melaporkan 45.140 kasus baru pada hari Minggu, lompatan harian tertinggi sejak pertengahan Juli. Sementara itu, kematian mingguan akibat Covid telah mencapai 800 kasus.

Mengutip Worldometers, kasus aktif Covid-19 saat ini tercatat 1.394.142. Kasus serius sebanyak 783. Sementara total kasus sejak pandemi terjadi adalah 8.449.165 dengan 138.584 kematian.

Varian Delta Plus telah memicu kekhawatiran karena bagian varian itu juga disimpan oleh varian Beta yang dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi ulang. Peneliti Inggris mengatakan pada akhir Juni bahwa belum ada bukti yang menunjukkan mutasi tambahan lebih mengkhawatirkan.

Sebuah makalah Jerman awal bulan ini menemukan bahwa Delta dan Delta Plus menginfeksi sel paru-paru lebih cepat daripada jenis virus corona asli. Meski begitu, Delta Plus tampaknya tidak secara signifikan lebih berbahaya daripada Delta.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sembako Langka, Inggris Sedang Dilanda 'Pingdemic', Apa Itu?


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading