Internasional

Awas Perang Dunia 3, Rusia Usir Militer AS di Laut Jepang

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
18 October 2021 08:02
Kapal perang Admiral Makarov milik Angkatan Laut Rusia. (Kementerian Pertahanan Rusia)

Jakarta, CNBC Indonesia -Rusia dan Amerika Serikat (AS) dikabarkan bersitegang di Laut Jepang. Militer negeri Presiden Vladimir Putin bahkan melakukan pengusiran ke militer Joe Biden akhir pekan kemarin.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan USS Chafee berusaha mendekati perairan Teritoti Federasi Rusia dan melintasi perbatasan negaranya. Rusia bahkan mengatakan kapal perusaknya, Admiral Tributs hanya berjarak 65 yard dengan kapal AS.


Ini terjadi di dekat Peter the Great Gulf. Kapal AS dikatakan mengibarkan bendera untuk melakukan penerbangan helikopter dan menyinyalkan tak akan berubah arah.

Meski demikian, kejadian tersebut tak berlangsung lama. Kapal AS, tegas Rusia, berbalik arah setelah dihadang kapal Rusia.

"(Kapal) Perusak USS Chafee, yang yakin akan tekad awak kapal Rusia untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara, (kemudian) berubah arah," kata Kementerian Pertahanan Rusia dikutip NBC, Senin (18/10/2021).

Saat ini Rusia diketahui tengah melakukan latihan militer dengan angkatan laut China. AS disebut masuk ke area yang ditutup karena latihan tembakan altileri.

Sementara itu, militer AS melalui Armada Pasifik membantah pernyataan Rusia. Di mana "interaksi" keduanya disebut berlangsung saat situasi aman dan professional.

"Pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia tentang interaksi antara dua kapal Angkatan Laut kami adalah salah," ujar AS.

AS membenarkan USS Chafee tengah melakukan operasi penerbangan saat itu. Namun AS berada di perairan internasional.

"Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana hukum internasional mengizinkan," kata pernyataan militer AS.

Juni, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa sebuah jet tempur dan kapal angkatan laut melepaskan tembakan peringatan ke kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan Inggris di Laut Hitam. Kementerian pertahanan Inggris membantah bahwa ada tembakan peringatan yang ditembakkan ke kapalnya, HMS Defender.

Dikatakan militer Rusia sedang melakukan meriam dan latihan lainnya di wilayah tersebut. Rusia telah mengeluarkan peringatan maritim tentang hal itu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Was-Was Perang, Biden Tarik Pasukan Militer AS dari Ukraina


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading