Ramai-ramai Pejabat RI & Pertamina cs ke Turki, Ada Apa?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
13 October 2021 07:22
Keterangan Pers Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia -Sejumlah pejabat RI melakukan lawatan ke Turki. Kunjungan ini, tak hanya membawa sejumlah pihak dari kementerian tapi juga BUMN seperti PT Pertamina (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dalam pernyataan persnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan poin-poin kunjungan. Ia menyebut bahwa masing-masing pihak memiliki agenda tersendiri dalam kunjungan ke negara itu.


Kemenkes RI dilaporkan membicarakan isu mengenai pengakuan sertifikat vaksin kedua negara untukmemperlancar perjalanan antara Indonesia dan Turki. "Kita sepakat mengembangkan kerja sama Mutual Recognition on Vaccine Certificates yang tertuang dalam Deklarasi Bersama kedua negara," kata Retno, dikutip Rabu (12/10/2021).

Pertamina sendiri melalui anak usahanya PT Kilang Pertamina juga menjajaki kerjasama di bidang kesehatan. Termasuk dalam potensi produksi produk farmasi di fasilitas milik perusahaan plat merah itu.

"Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Indonesia telah melakukan pembicaraan dengan salah satu Perusahaan farmasi terkemuka Turki yaitu Abdi Ibrahim," pungkas Retno.

Untuk PT Waskita Karya, perusahaan itu dikabarkan menekan perjanjian kerjasama dengan salah satu perusahaan dari Negeri Anatolia. Hal ini untuk memperlancar kerjasama konstruksi di negara ketiga.

"Dalam kaitan inilah PT. Waskita Karya melakukan penandatanganan kerja sama dengan Nurol Company dari Turki."

Sementara itu, Kemenlu juga melaporkan beberapa agendanya di Ankara. Menlu mengatakan bahwa pihaknya melakukan diskusi bilateral dengan Menlu Turki mengenai isu pertahanan, Myanmar, dan Afghanistan. Kedua Menlu juga membahas mengenai rencana kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia.

"Dalam pertemuan kami juga membahas persiapan rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia yang dijadwalkan pada tahun 2022," tutup Menlu


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading