Jokowi Suntik Modal 3 BUMN, Dari PLN Hingga Bahana

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
11 October 2021 11:27
Upacara Peringatan Ke-76 Hari Tentara Nasional Indonesia, 5 Oktober 2021 (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merestui penyuntikan modal kepada tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ketiga perusahaan pelat merah yang dimaksud yaitu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).

Restu Jokowi dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) 102, 103, dan 104, seperti dikutip CNBC Indonesia melalui laman jdih.setneg, Senin (11/10/2021)


Pertama, Jokowi menyalurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PLN sebesar Rp 802 miliar. Dana tersebut untuk meningkatkan kapasitas usaha perusahaan.

"Bahwa untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha PLN, perlu melakukan penambahan PMN," bunyi aturan tersebut.

Kedua, Jokowi menambah modal untuk Bahana Pembinaan Usaha Indonesia atau BPUI sebesar Rp 20 triliun. Dana akan digunakan untuk mendukung penguatan industri asuransi Indonesia.

Penambahan modal ini termasuk untuk penyelesaian polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang sebelumnya telah direstrukturisasi atau dialihkan ke PT Asuransi Jiwa IFG.

"Penambahan PMN yang dimaksud diteruskan seluruhnya menjadi penambahan PMN BPUI ke dalam modal saham Asuransi Jiwa IFG," bunyi aturan tersebut.

Terakhir, Jokowi menambah modal dengan mengalihkan saham seri B ke PT Aviasi Pariwisata Indonesia. Pengalihan itu berasal dari Hotel Indonesia Natour, PT Sarina, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, PT Angkasa Pura I, dan PT Angkasa Pura II.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading