3 PR Prabowo Bangun Komcad Sesuai Arahan Jokowi, Apa Saja?

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
07 October 2021 19:22
Presiden RI, Jokowi bersama menteri Pertahanan (menhan) Pabowo Subanto di Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun 2021, Pusdiklatpassus, Bandung Barat, 7 Oktober 2021. (Tim Dokumentasi Menhan Prabowo Subianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Analis Pertahanan LAB45 Andi Widjajanto memiliki penilaian terhadap penetapan Komponen Cadangan (Komcad) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pusdiklatpassus, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (7/10/2021).

Menurut dia, penetapan itu menandakan keseriusan pemerintah untuk melaksanakan mandat Pasal 30 UUD 1945 yang memberi mandat pembentukan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta yang bertumpu kepada TNI sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.

"Mandat konstitusional ini telah dioperasionalkan dalam UU Pertahanan Negara dan UU Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara dengan pengaturan tentang komponen utama, cadangan, dan pendukung yang harus disiapkan secara dini oleh pemerintah," kata Andi dalam keterangannya yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (7/10/2021).

"Penting untuk ditekankan, arahan strategis Presiden untuk terus memperkuat budaya strategis militer. Pembentukan komponen cadangan harus terkait dengan penguatan budaya dan keyakinan strategis Indonesia tentang perang dan damai. Komponen cadangan bukan hanya sekadar perekrutan dan pelatihan dasar kemiliteran bagi warga negara," lanjutnya.

Lebih lanjut, Andi bilang kalau Komcad bukan hanya sekadar pembentukan satuan-satuan baru yang mampu menjadi pengganda kekuatan bagi batalion, skuadron, atau armada. Komponen cadangan terkait dengan kepercayaan strategis tentang gelar pertahanan berlapis, gelar pertahanan dalam, paradigma perang total, dan konsepsi perang berlarut yang menjadi inti dari doktrin militer Indonesia.



Mantan Sekretaris Kabinet itu menuturkan ada tiga tantangan utama bagi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam menjalankan arahan Jokowi untuk pembangunan Komcad ke depan.

Pertama, perimbangan alokasi sumber daya, sehingga pembentukan komponen cadangan bisa dilakukan proporsional dengan tetap memprioritaskan program modernisasi kekuatan TNI.

Kedua, melakukan proses adaptasi budaya strategis sehingga dinamika lingkungan strategis, perkembangan teknologi militer terkini, dan karakter pertempuran modern bisa diadopsi dalam proses pembentukan komponen cadangan.

Ketiga, memastikan gelar komponen cadangan tidak lagi mengulang jejak historis politik militer ABRI.

"Komponen cadangan dibentuk semata-mata sebagai bagian integral sistem pertahanan rakyat semesta yang hanya bisa dimobilisasi untuk kepentingan pertahanan negara, dan dilakukan atas keputusan politik negara," ujar Andi.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi-Prabowo Resmikan Tugu Api-Patung Bung Karno di Kemhan


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading