Masuk Lewat Pelabuhan Kecil, Tekstil Impor Ilegal Banjiri RI

Video

Masuk Lewat Pelabuhan Kecil, Tekstil Impor Ilegal Banjiri RI

News - CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
07 October 2021 13:17

Jakarta, CNBC Indonesia- Impor tekstil ilegal sepanjang pandemi disebut Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) masih terus terjadi dan masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil dengan kapasitas hingga 200 ton. Tentu saja kondisi ini mengganggu pasar tekstil domestik di tengah upaya pemulihan industri.

Kondisi impor ilegal yang terus terjadi juga disebut Direktur Industri Tekstil Kulit & Alas Kaki Kemenperin Elis Masitoh sangat merugikan penerimaan negara, selain itu tindakan impor ilegal juga berimbas pada industri dalam negeri yang tengah berupaya bangkit di era pandemi. Diproyeksi industri tekstil berpotensi kehilangan pendapatan hampir Rp 170,8 Triliun.

Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Sekjen Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wiraswasta dan Direktur Industri Tekstil, Kulit dan Alas Kaki, Kementerian Perindustrian, Elis Masitoh di Profit,CNBC Indonesia (Kamis, 07/10/2021)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini
Video Terpopuler
    spinner loading