Road to CNBC Indonesia Award

Genjot EBT, Pertamina Lakukan 8 Strategi Ini!

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
29 September 2021 16:49
Komitmen & Startegi Pertamina Capai Target Bauran Energi (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan minyak dan gas (Migas) dunia sudah mulai menggeser sebagian bisnisnya ke arah Energi Baru Terbarukan (EBT). Seperti diketahui transisi energi sudah menjadi isu secara global.

Tak mau ketinggalan PT Pertamina (Persero) juga berupaya mengembangkan EBT. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Strategi, Portfolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Iman Rachman.

Dalam acara Road To CNBC Indonesia Awards "The Best Energy and Mining Companies", Rabu, (29/09/2021) dia mengatakan Pertamina punya delapan inisiatif strategis untuk mendorong ketahanan energi nasional dalam transisi tersebut.


"Pertama, meningkatkan kapasitas geothermal, saat ini sekitar 700 mega watt (MW) 2020 akan menjadi 1 giga watt (GW) pada tahun 2026," ungkapnya.

Kedua, memulai inisiatif green hidrogen di Indonesia yang akan menggunakan listrik dari lapangan panas bumi Pertamina, dengan potensi sebesar 8.600 kg hidrogen per hari.

Ketiga, ikut berpartisipasi di dalam joint venture (JV) Indonesia Battery Corporation (IBC) yang akan memproduksi baterai 140 gigawatt hours (GWh) pada 2029, dan juga akan mengembangkan ekosistem baterai Electric Vehicle (EV).

"Keempat pembangunan pabrik metanol untuk gasifikasi 1.000 KTPA , rencana onstream tahun 2025 on board. Lalu bangun green refinery kapasitas 6-100 KTPA 2025," lanjutnya.

Keenam adalah meningkatkan kapasitas pembangkit pada tahun 2026. Ketujuh, menerapkan sirkular karbon ekonomi di beberapa daerah.

"Serta terakhir adalah pengembangan lainnya, pengembangan Dimethyl Ether (DME) dengan kapasitas 5200 KTPA dan peningkatan kapasitas pembangkit 2020-2025," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pertamina, Sang Panglima Transisi Energi


(dob/dob)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading