Petugas Pajak Bakal Door to Door, Apa Gak Rawan Disuap?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
29 September 2021 10:55
Gedung Kementerian Keuangan Dirjen Pajak. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menurunkan petugasnya ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap wajib pajak yang tidak patuh. Juga untuk mencari wajib pajak yang belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak No SE-07/PJ/2020 tentang Pengawasan dan Pemeriksaan Wajib Pajak dalam Rangka Perluasan Basis Pajak.


Dalam hal ini, petugas DJP yang akan menelusuri wilayah kerjanya adalah Account Representative (AR) dari masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

"Petugas AR KPP akan melakukan kegiatan pengumpulan data lapangan," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Neilmaldrin Noor kepada CNBC Indonesia, Rabu (29/9/2021).

Pemeriksaan dan pengawasan terhadap wajib pajak merupakan salah satu bagian dari tugas dan fungsi DJP. Biasanya hal ini dilakukan hanya melalui unit kerja masing-masing, namun saat ini perlu dilakukan pemantauan ke lapangan guna melihat potensi yang dimiliki wajib pajak di wilayah kerjanya.

"Perlu dilakukan pengawasan berbasis kewilayahan yang memungkinkan petugas pajak bertemu dengan wajib pajak di lapangan (luar kantor)," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah melarang petugas pajak bertemu dengan wajib pajak di luar kantor. Sebab, hal tersebut menjadi sumber utama terjadinya suap yang telah terjadi beberapa kali di lingkungan DJP.

"Saya minta untuk ditegakkan setiap petugas pajak fiskus dalam menemui WP tidak dibolehkan di luar kantor," ujar Sri Mulyani pada Maret 2017 silam.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ada Loh Orang-orang di Negara Ini yang Bebas dari Pajak


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading