Kabar Baik Bermunculan dari Kasus Covid di Luar Jawa-Bali

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
27 September 2021 20:32
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Konferensi Pers Perkembangan PPKM (Tangkapan Layar Youtube PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kondisi Covid-19 di luar Jawa-Bali tengah mengalami perbaikan. Pemerintah pun menurunkan level dari PPKM untuk beberapa daerah di luar Jawa-Bali.

"Secara keseluruhan luar Jawa-Bali per 26 September di level 4 assessment pada 13 Agustus ada 11 provinsi dan 26 September hampir seluruh provinsi udah 0. Level 3 provinsi Bangka Belitung, Kaltim, Aceh Papua, level 2 ada 21 provinsi, level 1 ada 1 Lampung," katanya dalam konferensi pers, Senin (27/9/21).

"Secara keseluruhan luar Jawa-Bali per 26 September di level 4 assessment pada 13 Agustus ada 11 provinsi dan 26 September hampir seluruh provinsi udah 0. Level 3 provinsi Bangka Belitung, Kaltim, Aceh Papua, level 2 ada 21 provinsi, level 1 ada 1 Lampung,"


Airlangga menerangkan khusus level 4 luar Jawa-Bali masih diberlakukan sampai minggu depan. Namun sejumlah daerah ada perbaikan turun level misalnya Banjarmasin ke level 2 tapi diberlakukan tetap dalam hal prokes, begitupun Kutai Kartanegara, Tarakan hingga Bulungan turun ke level 2

"Di kabupaten kota level 4 per 8 Agustus ada 132 kabupaten kota, per 26 September ada 1 kabupaten kota, level 3 per 8 Agustus ada 215 kabupaten kota, per 26 September ada 76 kabupaten kota, level 2 dari 39 kabupaten kota udah naik 26 September 275 kabupaten kota dan level 1 34 kabupaten kota," sebutnya.

Saat ini kasus aktif nasional dari 42,769 kasus, distribusi luar jawa 62,84% dan dari kesembuhan nasional 95,62% di luar jawa bali 94,96%, kematian nasional 3,36% dan luar jawa bali 3,08%

"Terkait Sumatera per data 9 Agustus - 29 September yang dibandingkan kasus kesembuhan recovery rate 94,68% fatality rate 3,53% penurunan kasus dekati 90% atau 89,06%," sebut Airlangga.

"Kalimantan recovery 94,78% kasus meninggal 3,14% dan penurunan 85,92% kemudian Sulawesi 95,21% fatality rate 2,62% dan share nasional terkait kasus aktif 84,1%," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cukai Rokok Naik, Jokowi Amankan Kesehatan Rakyat & APBN!


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading