Apa Kabar Program Tol Laut Jokowi?

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
26 September 2021 16:30
Ilustrasi Tol laut. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setiap tahun, Indonesia memperingati Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September. Untuk tahun ini, peringatan berlangsung secara virtual di sejumlah kementerian.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut memberikan sambutan dalam puncak peringatan Hari Maritim Nasional, Kamis (23/9/2021). Dalam kesempatan itu, Jokowi kembali bicara keinginan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki 17 ribu pulau dengan panjang garis pantai 180 ribu km, sebagai kekayaan hayati terbesar di dunia, selayaknya kita menjadi poros maritim dunia," katanya.

Oleh karena itu, Jokowi menginginkan ekonomi biru Indonesia harus semakin diperkuat, yang ditunjukkan dari kerja nyata. Mulai dari meningkatkan konektivitas laut dan keamanan maritim supaya dapat melindungi kepentingan rakyat serta menumbuhkan ekonomi yang merata.


Jokowi mengatakan, pemerintah saat ini sedang bekerja keras meningkatkan konektivitas ribuan pulau. Bentuknya bukan hanya melalui pembangunan pelabuhan besar dan kecil, tapi juga menghubungkan pulau dari angkutan tol laut.

"Supaya mempermudah mobilitas barang dan orang serta meningkatkan ekonomi lokal," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bilang pulau kecil juga harus diperhatikan meski jauh dari pusat kegiatan ekonomi. Ini karena mereka juga memiliki potensi industri pangan seperti perikanan, hayati, nabati kelautan, hingga pariwisata. Menurut Jokowi itu bisa menjadi basis pertumbuhan ekonomi pelosok nusantara.

Jokowi yakin hal itu bisa terlaksana dengan dukungan dari ilmu pengetahuan di bidang perkapalan. Tidak hanya persoalan pembuatan kapal tapi juga jasa perhubungan dan logistik.

"Industri perkapalan harus diupayakan supaya kita menjadi raja di laut kita," ujarnya.

Selain itu, mantan Wali Kota Solo ini juga mengatakan cara melihat laut harus berubah. Jangan kotori lautan tapi harus dikembangkan supaya menjadi sumber penghidupan bagi generasi mendatang.

"Laut harus menjadi penghubung antarpulau, bukan belakang rumah yang dipunggungi, tapi menjadi halaman rumah tempat kita menghadap. Bukan tempat membuang barang yang tidak dibutuhkan, tapi juga tempat bersandar hidup," katanya.

Oleh karena itu, pemanfaatan laut harus dilakukan dengan bijak mulai dari penangkapan ikan yang terukur hingga penggunaan teknologi yang lebih bijak. Sehingga Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia.

Klaim berjalan masif
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading