Jahatnya Covid, Isi Kantong Orang RI Kini Makin Kering!

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
30 August 2021 12:24
Potret Kemiskinan Ibu Kota di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, akibat pandemi Covid-19 banyak masyarakat kelompok pendapatan rendah dan menengah terkena dampak yang lebih besar.

Suharso merinci mereka yang berpendapatan di bawah Rp 1,8 juta sebanyak 70,5% mengalami penurunan pendapatan. Kemudian mereka yang memiliki pendapatan Rp 1,8 juta sampai dengan Rp 3 juta sebanyak 46,8% mengalami penurunan pendapatan.

Kemudian masyarakat yang berpendapatan Rp 3 juta sampai Rp 4,8 juta sebanyak 37,2% mengalami penurunan pendapatan. Dilanjutkan masyarakat dengan pendapatan Rp 4,8 juta sampai Rp 7,2 juta sebanyak 31,7% dan lebih di atas Rp 7,2 juta sebanyak 30,3% yang mengalami penurunan.


"Semakin rendah tingkat pendapatan, semakin terganggu penghasilannya. Karena mereka rata-rata bekerja dengan penghasilan hari yang sama," jelas Suharso saat melakukan rapat dengan Komisi XI DPR, Senin (30/8/2021).

Dalam catatan Bappenas juga mencatat, sebanyak 26% tulang punggung keluarga berhenti bekerja, Kemudian sekitar 50% mengalami penurunan pendapatan.

Kendati demikian, Suharso tidak merinci, berapa jumlah responden yang mengikuti survei pendapatan ini dan hasil tersebut berasal dari Survei Demografi Dampak Covid-19 Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bappenas:Ekonomi Hijau Mampu Tarik Investasi & Lapangan Kerja


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading