Oksigen di dalam tabung dialirkan melalui selang ke saluran pernapasan pasien, bisa melalui hidung atau mulut pasien. Tabung oksigen juga biasanya memiliki regulator oksigen. Regulator oksigen adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengendalikan tekanan oksigen yang diberikan kepada pasien. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Berbeda dengan tabung oksigen yang ukurannya besar, oksigen portable dikemas dalam tabung kecil. Oksigennya tersedia dalam bentuk gas. Oksigen portable dijual bebas sehingga Anda bisa membelinya di apotek atau toko obat terdekat. Tabung oksigen ini mudah dibawa ke mana pun dan tentu Anda bisa menggunakannya di rumah. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Oxygen concentrator adalah alat yang bekerja menghasilkan oksigen murni dari udara bebas. Alat bantu pernapasan ini biasa digunakan untuk orang dengan sesak napas akibat penyakit tertentu. Alat ini digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah. (Dok: Tokopedia)
Masker oksigen yang satu ini dapat menghasilkan oksigen 60% hingga 80%, sedangkan laju alirannya antara 8 sampai 12 liter/menit. Rebreathing mask dilengkapi dengan kantong udara yang akan mengembang. (Dok: Alkes)
Masker ini sekilas hampir mirip dengan Rebreathing Mask karena sama-sama memiliki kantong udara. Namunterdapat perbedaaan yang terletak pada katupyang berjumlah 2. Alat ini dapat mengalirkan oksigen 80% hingga 100% dengan laju aliran 10 hingga 12 liter/menit. (Dok: Alkes)
Oximeter memiliki berbagai bentuk. Bahkan, beberapa ada yang berbentuk seperti jam tangan. Alat ini dihubungkan dengan sensor yang berfungsi untuk mengukur kadar oksigen dalam darah. (Dok: Freepik)
Oxycan salah satu produk kemasan kaleng isi oksigen yang dikemas dalam tabung kecil yang sifatnya mudah dibawa dan digunakan. Oxycan dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada penderita asma yang mengalami sesak napas, kelelahan setelah beraktivitas, atau pendaki gunung saat terjadi tekanan udara yang berubah yang mengakibatkan oksigen berkurang. (Dok: Alkes)