Covid-19 Meledak

Heboh Susu Beruang Diburu Warga, Begini Komentar Nestle!

News - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
04 July 2021 17:15
Bear Brand (Tangkapan Layar via website Nestle)

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru-baru ini, Bear Brand atau susu beruang dari Nestle tengah menjadi buruan masyarakat. Susu ini ada yang mempercayai dapat menyembuhkan atau mencegah Covid-19.

Lantaran hal tersebut masyarakat pun ramai memborong susu tersebut. Bahkan susu steril dari Swiss itu, mulai langka di pasaran dan harganya yang melonjak mahal.

Terkait fenomena ini, Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Debora R. Tjandrakusuma pun angkat bicara.


Debora mengatakan bahwa perusahaan memastikan tidak melakukan kenaikan harga atas produk-produk kami termasuk produk susu.

"Kami tidak melakukan kenaikan harga atas produk-produk kami termasuk produk susu Bear Brand, dan kami terus menerus memaksimalkan upaya kami untuk memasok produk susu Bear Brand kepada para konsumen," kata Debora dalam Siaran Pers yang diterima CNBC Indonesia, Minggu (4/7/2021).

Ia menuturkan bahwa memang ada kenaikan harga di e-commerce untuk produk Bear Brand, tapi ia mengatakan bahwa perusahaan tidak dapat menentukan harga jual akhir produk di konsumen.

Namun yang pasti, perusahaan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memasok terus produk susu Bear Brand agar dapat memenuhi permintaan konsumen.

"Mengenai adanya kenaikan harga di e-commerce untuk produk- produk Bear Brand, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya peraturan persaingan usaha, kami tidak dapat menentukan harga jual akhir produk kami, dan yang dapat kami lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin untuk memasok terus produk susu Bear Brand agar dapat memenuhi permintaan konsumen," ungkap ia.

Lantas seberapa efektif mengonsumsi susu beruang bisa menyembuhkan flu, demam, sakit kepala, hingga Covid-19?

Mengutip CNN Indonesia, Ahli Gizi Masyarakat Dokter Tan Shot Yen mengatakan susu beruang tak bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti yang dipercaya masyarakat.

"Selama ini overclaim produk enggak pernah dibenahi, publik salah asumsi, literasi gizi publik minim, akhirnya ada kepercayaan-kepercayaan yang dibentuk sebagai opini publik. Apa yang mestinya mitos dijadikan kebenaran. Sebaliknya, fakta ilmiah sama sekali tidak digubris," kata Tan Shot Yen saat dihubungi, Minggu (4/7).

Tan Shot Yen menjelaskan konsumsi susu beruang sama saja dengan minum produk susu lainnya di pasaran. Kandungan gizi yang ada dalam produk susu kemasan di pasaran sama antara satu produk dan lainnya.

Kandungan gizi yang dimaksud seperti protein, karbohidrat, kalium, bahkan garam. Beberapa susu kemasan juga mencantumkan kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam produk susu cairnya.

"Susu evaporasi, UHT, susu cair, semuanya sama. Dengan komposisi yang Anda bisa baca pada labelnya," ucap Tan Shot Yen.

Sehingga tak ada produk susu yang lebih baik di antara satu dengan lainnya. Minum susu juga tidak lantas meningkatkan imunitas. Dibutuhkan makanan bergizi lainnya untuk menjaga kesehatan.

Meski demikian konsumsi susu memang disarankan sebagai penyempurna makanan 4 sehat 5 sempurna. Pada masa pandemi covid-19, konsumsi makanan sehat inilah yang semestinya digencarkan. Bukan hanya konsumsi susu.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban membantah susu beruang bisa menyembuhkan covid-19. Kandungan dalam susu disebut tidak bisa membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19 dalam tubuh.

"Susu beruang untuk mengobati covid-19, ya tentu saja tidak bisa, susu beruang tak bisa mematikan virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19," kata Zubairi.

Zubairi juga menjelaskan apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini untuk terlindung dari pandemi tidak hanya konsumsi susu.

Dibutuhkan konsumsi sayuran, buah, karbohidrat, vitamin, serta mineral yang didapatkan dengan makan makanan beragam.

"Sebenarnya mau minum susu beruang atau susu bubuk lainnya itu silahkan saja. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk, kecuali susu kental manis yang proteinnya rendah. Tapi untuk mendapatkan nutrisi yang baik itu harus makan mengandung sayur, buah, karbohidrat, vitamin, dan mineral, jadi enggak cuman susu," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading