Berkumpul Lebih 5 Orang di DKI Bakal Ditindak & Dibubarkan

News - dob, CNBC Indonesia
19 June 2021 15:27
Anies Baswedan menggelar Apel Patroli Skala Besar Gabungan di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Dok: Facebook Anies Baswedan)

Jakarta, CNBC Indonesia- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil sikap tegas terhadap masyarakat yang abai terhadap potensi bahaya Covid-19 yang datanya sedang meningkat signifikan.

Berbicara di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Jumat (18/6/2021), Anies mengancam akan menindak dan membubarkan setiap kerumunan dengan jumlah lebih dari orang

"Potensi penularan terlalu tinggi. Petugas akan membubarkan kerumunan maka dari itu jangan berkumpul lebih dari lima orang, nanti akan ditindak dan membubarkan diri," ujar Anies seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (19/6/2021).


Anies pun meminta masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah saat akhir pekan agar mengurangi potensi penularan virus Corona.

"Sabtu dan Minggu gunakan hari ini jadikan jeda di rumah, bersama keluarga di rumah jangan berpergian kecuali kebutuhan mendesak," ujar Anies Baswedan.

Diketahui, kasus tambahan Corona di DKI kembali meningkat. Hari ini tambahan kasus Corona di DKI mencapai 4.737.

Berdasarkan data BNPB, Jumat (18/6/2021), total kasus COVID-19 di Jakarta mencapai 463.552. Data itu setelah ada tambahan 4.737. Sementara kasus sembuh hari ini di Jakarta bertambah 2.517, sehingga total yang telah sembuh 431.004. Sedangkan kasus meninggal bertambah 66, sehingga total kasus meninggal akibat Corona sebanyak 7.640.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia sempat mengatakan kasus tambahan Corona di DKI pernah mencapai tertinggi pada Februari 2021. Angka tambahan kasusnya mencapai 4.213 pada 7 Februari.

Selengkapnya simak >>>>> COVID di DKI Melonjak, Anies Bakal Bubarkan Kerumunan di Atas 5 Orang


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading