DPR-ESDM Sepakati Asumsi Awal ICP-Subsidi Listrik 2022

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
10 June 2021 19:56
Kilang

Jakarta, CNBC Indonesia - DPR RI Komisi VII bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyepakati asumsi dasar awal untuk harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ ICP) hingga subsidi listrik tahun anggaran 2022 dalam Rapat Kerja (Raker) hari ini, Kamis(10/06/2021).

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pihaknya akan berupaya mengerjakan apa yang sudah disepakati dengan sebaik-baiknya dan berharap bisa mencapainya dengan anggaran yang telah ditetapkan.

"Kami minta dukungan Komisi VII agar program ini bisa dicermati bersama dan dilaksanakan," papar Arifin di dalam Raker.


Asumsi dasar sektor ESDM yang telah disepakati adalah sebagai berikut:

1. ICP sebesar US$ 55-70 per barel

2. Lifting minyak dan gas (migas) 1,736-1,950 juta barel setara minyak per hari (BOEPD)
a. Lifting minyak 705-750 ribu barel per hari (BOPD)
b. Lifting gas bumi 1,031-1,200 juta BOEPD

3. Volume BBM bersubsidi sebesar 14,80-15,58 juta kilo liter (kl)
a. Minyak tanah 0,46-0,48 juta kl
b. Minyak solar 14,34-15,10 juta kl

4. Volume LPG bersubsidi sebesar 7,5-8 juta metrik ton (MT)

5. Subsidi tetap minyak solar sebesar Rp 500/liter

6. Subsidi listrik sebesar Rp 39,50 sampai Rp 61, 83 triliun

Lebih lanjut Arifin mengatakan ke depan Kementerian ESDM ingin lebih baik dari tahun 2021 dan tahun 2020, sehingga tidak ada lagi pekerjaan di ujung tahun yang dikerjakan dengan terburu-buru.

"Evaluasi kembali juga akan kami lakukan, mekanisme, proses yang bisa perhatikan kualitas, butuh kerjasama yang lebih baik dengan bapak ibu (DPR) agar sesuai yang diharapkan. Terima kasih dukungannya," kata Arifin.

Komisi VII DPR juga telah menyetujui pagu indikatif anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun Anggaran (TA) 2022 sebesar Rp 6,89 triliun.

"Elektrifikasi akan kita capai, insya Allah dengan program ini dengan program sambungan listrik gratis 217 ribu kepala keluarga," ucapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading