Malaysia Siap Lockdown, Singapura Beri Sinyal Buka Lockdown

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
31 May 2021 21:10
People are dwarfed against the financial skyline as they take photos of the Merlion statue along the Marina Bay area in Singapore, Tuesday, June 30, 2020. (AP Photo/Yong Teck Lim)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan pada hari Senin (31/5/2021) bahwa pembatasan Covid di negara itu dapat dilonggarkan setelah 13 Juni jika situasinya membaik. Saat bersamaan negeri jirannya, Malaysia sedang bersiap melakukan lockdown total mulai 1 Juni 2021.

Mengutip CNBC International, Lee mengatakan bahwa saat ini Singapura sedang dalam jalur yang tepat dalam menangani gelombang infeksi Covid-19 terbaru. Maka bila penguncian berhasil, ia akan mencabut lockdown pada 13 Juni mendatang.

"Jika situasi kita terus membaik, dan jumlah kasus masyarakat semakin menurun, kita harus bisa melonggarkan pembatasan setelah 13 Juni," katanya.


Lee mengatakan Singapura sedang memerangi 'strain virus yang lebih menular,' dan perlu menginokulasi sebanyak mungkin untuk mencapai 'kekebalan kelompok.'

"Kami harus terus menyesuaikan strategi kami, dan meningkatkan permainan kami untuk menjaga agar Covid-19 tetap terkendali," katanya, seraya menambahkan bahwa negara itu perlu menguji, melacak, dan memvaksinasi populasinya lebih cepat.

Singapura menggunakan berbagai jenis uji Covid-19 bersama dengan uji reaksi berantai polimerase (PCR), yang secara luas dipandang sebagai acara efektif mendeteksi virus.

"Anda harus mengharapkan pengujian rutin, berskala besar, cepat dan sederhana menjadi bagian dari normal baru kami," kata Lee.

Sedangkan untuk pelacakan kontak, orang yang tinggal dekat dengan kontak erat dari kasus yang terinfeksi sekarang perlu diisolasi. Hal ini merupakan pengetatan dimana sebelumnya hanya kontak erat saja yang perlu dikarantina.

"Pendekatan yang lebih agresif ini akan membantu kami menghentikan cluster lebih cepat," ujarnya.

Di bidang vaksinasi, mulai besok, lebih dari 400.000 siswa di Singapura dapat menjalankan vaksinasi. Untuk orang dewasa 39 tahun dan lebih muda dapat memesan slot vaksinasi sekitar pertengahan Juni.

Sedangkan lansia di atas 60 tahun bisa mendapatkan vaksinasi tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu dan bisa masuk ke pusat vaksinasi mana pun untuk mendapatkan suntikan.

Singapura sendiri per Minggu (30/5/2021) melaporkan total 62.028 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dan 33 kematian akibat virus itu.

Sejak 8 Mei, Singapura memperpanjang karantina bagi wisatawan yang datang dari luar negeri, gym dalam ruangan tertutup, dan pertemuan sosial terbatas untuk kelompok beranggotakan lima orang.

Kemudian pada 16 Mei, pemerintah mulai mengumumkan larangan makan di restoran, pertemuan publik yang dibatasi untuk dua orang, dan mengatakan semua pekerja yang dapat bekerja dari rumah harus melaksanakannya dari 16 Mei hingga 13 Juni.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading