Alert! Kasus Harian Covid Malaysia Sudah Kalahkan India

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
31 May 2021 19:35
Malaysians wait outside a community hall for coronavirus testing at a COVID-19 testing center in Shah Alam, outskirts of Kuala Lumpur, Malaysia, Thursday, May 27, 2021. Malaysia's latest coronavirus surge has been taking a turn for the worse as surging numbers and deaths have caused alarm among health officials, while cemeteries in the capital are dealing with an increasing number of deaths. (AP Photo/Vincent Thian)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus Covid-19 harian Malaysia meningkat pesat dan saat ini disebut-sebut melampaui India pada satu ukuran kritis.

Dari data yang diperoleh dari Our World in Data, kasus infeksi Covid di Malaysia per satu juta orang per minggu telah melampaui India sejak Minggu (30/5/2021). Statistik terbaru menunjukkan bahwa Malaysia melaporkan 205,1 kasus per juta orang dalam basis bergulir tujuh hari, dibandingkan dengan 150,4 kasus di India.

Ini ternyata bukan kali pertama Malaysia mengalahkan India dalam penyebaran Covid-19. Our World in Data menunjukkan bahwa kasus harian Malaysia per satu juta orang juga lebih tinggi daripada di India antara 15 November 2020 dan 27 Maret 2021.


Negara itu melaporkan peningkatan tertinggi dari 8.290 kasus virus corona pada hari Jumat (28/5/2021), menjadikan infeksi kumulatif menjadi lebih dari 566 ribu.

Lonjakan ini membuat Malaysia pada Selasa (1/6/2021) besok mulai melakukan penguncian nasional secara total (full lockdown) hingga 14 hari kedepan. Pengumuman terkait hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin pada.

"Hanya sektor ekonomi dan jasa penting yang akan diizinkan untuk beroperasi," kata Muhyiddin, dikutip dari Straits Times.

Dr Noor Hisham Abdullah, direktur jenderal kesehatan Malaysia, mengatakan dalam sebuah postingan Twitter pekan lalu bahwa kasus Covid-19 harian negara itu 'mengikuti tren eksponensial' dan dapat memicu 'lonjakan vertikal.'

Noor Hisham, tokoh terkemuka dalam perjuangan Malaysia melawan Covid, juga memperingatkan bahwa negara itu 'perlu bersiap untuk yang terburuk' dan mendesak warga untuk tinggal di rumah demi memutus rantai penularan.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading