Siluet dua orang saat langit malam yang berubah menjadi merah akibat letusan Gunung Nyiragongo, di Goma, Kongo Sabtu (22/5/2021). Bencana gunung meletus tersebut terjadi pada Sabtu (22/5) sekitar pukul 19.00 waktu setempat (AP Photo/Justin Kabumba)
Bahayanya saat kejadian terdapat beberapa oranguntuk berswafoto di depan lahar dari letusan Gunung Nyiragongo tersebut. Aliran lava dikabarkan mencapai kota Goma di Republik Demokratik Kongo pada Minggu (23/5) waktu setempat. Pejabat imenyatakan aliran lava kemungkinan mencapai tepi Danau Kivu. (AP Photo/Justin Kabumba)
Ribuan orang sudah mulai memenuhi jalanan dan membawa apa yang mereka bisa saat mereka menuju ke luar kota. Letusan memicu eksodus warga ke negara tetangga Rwanda. Otoritas setempat pun meminta warga untuk tetap tenang. (AP Photo/Justin Kabumba)
Letusan berapi Gunung Nyiragongo mirip dengan letusan yang terjadi pada 2002. Pejabat itu meminta seluruh warga sekitar bandara mengungsi. (AP Photo/Justin Kabumba)
Gunung Nyiragongo terakhir meletus pada 17 Januari 2002, menewaskan lebih dari seratus orang dan menutupi hampir semua bagian timur Goma dengan lahar, termasuk setengah dari jalur pendaratan bandara. Saat itu, ratusan ribu orang meninggalkan kota. (AP Photo/Justin Kabumba)
Letusan paling mematikan dari gunung berapi setinggi 3.000 meter itu terjadi pada tahun 1977, ketika lebih dari 600 orang meninggal. Goma terletak di sisi selatan gunung dan menghadap ke Danau Kivu. (@officialraphaelileso via AP)