Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel diluncurkan untuk mencegat roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, di Ashkelon, Israel selatan, sejak Senin (10/5/2021). Iron Dome merupakan "perisai" yang dimiliki Israel untuk melindungi wilayah udara mereka. (AP Photo/Ariel Schalit)
Pertempuran antara Hamas dan Israel sudah terjadi sejak pekan lalu. Namun Iron Dome mencegat ribuan roket yang dilemparkan Hamas ke wilayah itu. Hamas sendiri menyerang Israel sebagai bentuk balas dendam atas eksekusi lahan warga secara paksa di Palestina untuk dijadikan pemukiman Yahudi. Sebelumnya bentrok dan pengusiran jamaah juga terjadi dua pekan lalu di komplek Masjid Al-Aqsa. (AP Photo/Ariel Schalit)
Iron Dome memiliki senjata roket pencegat serangan misil Tamir dan radar. Tamir adalah roket pencegat sementara radar ini membantu melacak dan menghancurkan rudal atau sistem udara apa pun yang akan memasuki wilayah udara Israel. (AP Photo/Ariel Schalit)
Iron Dome yang memiliki roda dan dapat berpindah tempat mampu mendeteksi serangan roket dari jarak 4 hingga 70 kilometer, kemudian meluncurkan roket pencegat Tamir yang akan menghancurkan roket penyerang di udara.(AP Photo/Hatem Moussa)
Iron Dome dikembangkan bersama oleh Israel Aerospace Industries dan Rafael Advanced Defense Systems. Ini memiliki sistem yang saat ini digunakan dapat membantu mencegat bahkan UAV (Unmanned Aerial Vehicleatau sering disebut sebagai drone) yang tidak diinginkan, pesawat musuh serta helikopter yang akan memasuki wilayah udara Israel tanpa izin. (AP Photo/Ariel Schalit)