Waspada Corona

Alert! 25 Ribu Pekerja Migran Pulang Kampung ke RI

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 May 2021 14:50
KBRI Colombo Repatriasi 335 Pekerja Migran Indonesia ke Denpasar dengan Garuda Indonesia. Dok: KBRI

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan melakukan penanganan khusus bagi para pekerja migran Indonesia yang kembali ke Tanah Air. Penanganan khusus ini sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19 dari kasus dari luar negeri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bulan lalu saja ada 24 ribu lebih pekerja migran Indonesia yang pulang ke Tanah Air. Sedangkan bulan ini jumlahnya bertambah.

"Pekerja migran periode Maret-April-Mei diprediksi mencapai 49 .682 orang, di mana di April kemarin 24.215 pekerja migran, di Mei 25.467 orang. Ini yang diperlukan penanganan secara khusus dan ini sesuai instruksi Mendagri koordinasi Pemda satgas oleh pangdam di DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, NTB, Kepri, Kalbar, dan Kalut," katanya.


Di sisi lain, pemerintah juga sudah tegas terhadap pergerakan para imigran ke Indonesia. Pemerintah memutuskan melarang penerbangan charter selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/5/2021).

"Berkaitan dengan penggunaan pesawat udara tadi sudah disetujui tidak ada lagi penerbangan charter selama masa peniadaan mudik ini," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan pers di Kantor Presiden.

"Sehingga, kalau ada tenaga-tenaga kerja disarankan menunda perjalanan. Tapi tetap ke Indonesia, tetapi menunda," lanjutnya.

Seperti diketahui, di masa pelarangan mudik, penerbangan charter yang membawa tenaga kerja asing masih diperkenankan. Beberapa waktu lalu, sempat ramai kabar pembukaan penerbangan Jakarta-Wuhan, China.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kemnaker Kembali Amankan Calon Pekerja Migran di Batam


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading