Meluas ke 30 Provinsi, PPKM Mikro Diperpanjang Sampai 31 Mei

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 May 2021 13:08
Terminal Kampung Rambutan kosong saat larangan mudik 2021. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia- Meskipun baru lebih dari seminggu lagi selesai, namun pemerintah Republik Indonesia telah memutuskan akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro hingga akhir bulan ini.

"Dalam pelaksanaan PPKM Mikro tahap ke 8 akan diperpanjang dengan cakupan dengan 30 provinsi. Periode 18-31 Mei, periode 2 minggu dari pasca mudik hari raya dan tentu pengetatan 3T (testing, tracing, treatment)," ujar Menko Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Senin (10/5/2021)

Dalam kesempatan yang sama Airlangga Hartarto mengatakan wilayah Sumatera kini menjadi fokus perhatian pemerintah dalam penanganan Covid-19. Hal ini seiring dengan dengan peningkatan keterisian rumah sakit akibat melonjaknya kasus positif. Airlangga mengatakan dari 30 provinsi yang melaksanakan PPKM mikro, sebanyak 11 provinsi mengalami tambahan konfirmasi positif harian.


"Sebanyak 5 provinsi meningkat tajam yaitu Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Aceh dan Kalimantan Barat. Sebagian itu akibat dari datangnya pekerja migran," ujar Airlangga.

Hal ini tuturnya, mendorong peningkatan keterisian rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR). Sebanyak 6 provinsi di Sumatera memiliki BOR di atas 50%, yakni Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung. Adapun provinsi lain yang mengalami BOR di atas 50% adalah Kalimantan Barat.

"Kenaikan BOR di sumatera membuat Sumatera jadi perhatian pemeritah. Sedangkan di Jawa terlihat BOR rata-rata di bawah 40% dan ini merupakan terendah sepanjang periode PPKM," jelas Airlangga.

Sementara itu, terkait dengan mobilitas penduduk nasional, Airlangga memaparkan ada 3 provinsi dengan mobilitas rendah dalam 7 hari terakhir, yakni Bali, Jogja, dan Kepri.

"Sedangkan yang tinggi mobilitasnya adalah Maluku, Bengkulu dan Sulawesi Tenggara. Selama ramadan ini sektor rite dan mall mobilitasnya tinggi," ujar Airlangga.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Evaluasi PPKM: Kasus Covid DKI Flat, Tapi Jabar & Bali Naik


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading