Petisi THR PNS Membeludak di Tengah Sindiran Para Menteri

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
04 May 2021 17:40
INFOGRAFIS, Thr Tak Full Gaji 13 Belum Jelas Foto: Infografis/Nasib PNS Merana/Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Petisi bertajuk "THR & Gaji ke-13 ASN 2021 Lebih Kecil dari UMR Jakarta: Kembalikan Full Seperti Tahun 2019" semakin mendapatkan dukungan lebih.

Melansir laman Change.org, Selasa (4/5/2021), petisi yang berisi kekecewaan atas besaran tunjangan hari raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu kini sudah menembus angka 19.030 pada pukul 16:30 WIB.

Petisi yang dibuat seorang warga bernama Romansyah H itu ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Wakil Ketua DPR.


Mereka diminta untuk kembali meninjau kebijakan penyaluran THR kepada PNS, TNI, Polri, hingga pensiunan. Pasalnya, besaran THR yang diterima pada abdi negara tidak memasukkan komponen tunjangan kinerja.

Menurut pesan dalam petisi tersebut, fakta ini berbanding terbalik dengan janji awal presiden bahwa insentif yang diberikan sebelum Lebaran itu akan dibayar penuh setelah ada pemotongan pada tahun lalu lantaran pandemi Covid-19.

"Tidak ada alasan dari kementerian keuangan ke mana digesernya anggaran THR yang sudah ditetapkan pada akhir tahun 2020 tersebut, yang tiba-tiba berubah pada tahap pencairan," kata Romansyah dalam petisinya, seperti dikutip CNBC Indonesia.

Melalui petisi ini, Romansyah juga meminta agar parlemen dapat membantu untuk meminta pertanggungjawaban kepada bendahara negara terkait perbedaan pelaksanaan pencairan THR.

"Mari dukung dan sebarkan, agar perekonomian Indonesia segera bangkit dari resesi di masa Covid-19 dengan konsumsi dari ASN," tutup petisi tersebut.

Menteri Ramai-ramai Sindir Petisi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading