Selain dikerahkan ke Bali, dalam misi sebelumnya MV Swift Rescue pernah membantu upaya penemuan pesawat Malaysia Airlines Flight 370 di tahun 2014.
Kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam beserta 53 awaknya di perairan Bali. Kapal selam buatan Jerman tersebut ditemukan oleh kapal Singapura MV Swift Rescue dalam kondisi terbelah menjadi 3 bagian. MV Swift Rescue adalah kapal jenis Submarine Support and Rescue Vessel (SSRV) yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Singapura. Pembuatnya ST Marine, perusahaan subsidiary dari Singapore Technologies Engineering (ST Engineering) dengan biaya sekitar USD 400 juta. (Ng Eng Hen Facebook page via AP)
Peluncuran perdana MV Swift Rescue adalah pada tahun 2008 dan merupakan kapal pertama milik AL di Asia Tenggara yang punya kapabilitas menyelamatkan awak kapal selam. Kapal ini panjangnya 85 meter, lebar 18,3 meter dan kedalaman dek utama 7,5 meter. Ia dapat menampung sampai 27 awak. (Ng Eng Hen Facebook page via AP)
Untuk misi penyelamatan, MW Swift Rescue dilengkapi dengan Submarine Rescue Vehicle DSAR 6, Integrated Navigation & Tracking System, perangkat kendaraan bawah laut Remotely Operated Vehicle (ROV) dan lain sebagainya. DSAR 6 SRV (Submarine Rescue Vehicle) merupakan kapal selam yang dapat mengevakuasi kru dari kapal selam yang tenggelam, dioperasikan dua nakhoda dan dapat menampung 17 tim penyelamat. Dia akan diluncurkan dan diambil kembali ke kapal MV Swift Rescue oleh sistem bernama Launch and Recovery System (LARS). (Ng Eng Hen Facebook page via AP)
Untuk menemukan lokasi kapal selam, ada sistem sonar serta kendaraan bawah air Remotely Operated Vehicle (ROV). Setelah terlacak di lokasi yang pasti, ROV juga akan membersihkan puing-puingnya jika perlu. Ada pula fasilitas helipad di MV Swift Rescue gunanya untuk mengantarkan para awak kapal selam yang celaka ke fasilitas medis yang lebih baik dengan helikopter. Sedangkan perawatan sementara bisa dilakukan di atas kapal karena ada rumah sakit di dalamnya dengan 18 kasur. (NAVY NEWS (Justin Tan via mindef.gov.sg)
Sumber daya MV Swift Rescue adalah dua mesin diesel MAN 2040kW, tiga generator Caterpillar 1,360kW, baling-baling penggerak CPP Kort dan generator darurat 95kW. Kecepatan maksimum yang dapat dicapai adalah 12 knot. Kemudian, MV Rescue Swift dapat beroperasi terus menerus sampai 28 hari.(tangkapan layar via Facebook/Ng Eng Hen)